Fakta - Fakta Kasus Bunuh Diri Mahasiswa UNEJ
- 24 Des 2024 13:38 WIB
- Jember
KBRN,Jember: Pihak Universitas Jember melalui Dr Fendi Setyawan, SH MH Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan &Alumni memberikan pernyataan Selasa (24/12/2024) 2024 terkait kasus bunuh diri DRY mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik angkatan 2023 berikut beberapa fakta yang disampaikan pihak kampus diwakili Dr Fendi:
1.DRY Berganti Kampus Beberapa Kali
berdasarkan keterangan ayah korban alm DRY berganti kampus dua kali, yang pertama di UIN Malang dan kedua di Universitas Jember , alasannya berganti kampus adalah tidak kuat adanya tekanan
Teman satu angkatan menyampaikan bahwa pribadi DRY sosok yang tertutup dan tidak banyak bicara maupun bergaul.
2.Tepis Adanya Bullying
Banyak beredar di media sosial dugaan bullying terhadap alm DRY namun berdasarkan keterangan teman fakultas yang disampaikan kepada pihak kampus , tidak membenarkan adanya bullying terhadap alm DRY.
3.Alm DRY sosok yang pintar
Alm DRY sosok yang pintar dengan nilai akademik IPK 3,3 , hanya saja menurut kakak tingkatnya sosok Alm DRY mudah grogi dan tegang saat mendapat project dari kampus, namun kakak tingkat menganggap wajar karena baru pertama kali.
4 Tekanan LPJ Organisasi, Kampus masih menelusuri
Beredar kabar korban tertekan karena mengerjakan laporan pertanggung jawaban (LPJ) organisasi namum pihak kampus masih belum menelusuri lebih dalam.
5.Alm DRY naik lift Gedung C- RiSSH sendiri
Terjatuh dari lantai 8 gedung C- RiSSH dan terekam kamera CCTV gedung mulai dari masuk lift hingga terjatuh , alm DRY sendiri dan tidak dengan siapa - siapa .
6.Tas dan HP diletakkan sebelum menjatuhkan diri.
Tas dan HP diletakkan diatas sebelum dirinya melompat dengan tidak mengenakan alas kaki, sedangkan bangunan gedung lantai 8 sudah didesain seaman mungkin sehingga kemungkinan korban memang melompat dan tidak karena sakit kemudian jatuh.
7.Pihak keluarga menolak autopsi
Pihak keluarga menolak autopsi , hanya dilakukan autopsi luar yang menyebutkan bahwa korban meninggal karena patah tangan , leher dan tulang belakang dan tidak dalam kondisi berlumur darah. Dr Gina Dianti saat tiba dilokasi kejadian Senin (23/12/2024) menyampaikan bahwa DRY meninggal ditempat.
8.Jenazah DRY telah diambil pihak keluarga.
Orang tua alm DRY dari Tulungagung tiba di Jember pada hari Selasa (24/12/2024) pukul 05.30 WIB, ayah korban bisa diajak berkomunikasi sedangkan ibu masih terguncang.
Kejadian ini menjadi perhatian besar bagi Universitas Jember dan publik, khususnya dalam upaya mencegah kasus serupa di kemudian hari. Pihak kampus menyatakan duka cita mendalam atas kepergian DRY dan akan terus mendalami penyebab dari peristiwa tragis ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....