LM Kariu Resmi Dilantik Sebagai Sultan Buton

  • 29 Nov 2024 22:38 WIB
  •  Baubau

KBRN, Baubau : Yang Mulia (YM) Drs H La Ode Muhammad Kariu resmi dilantik sebagai Sultan Lembaga Adat dan Budaya Kesultanan Buton. Setelah melalui proses adat yang terbilang panjang.

Dari prosesi Tiliki, Buataka Katange, Kambojai, Fali, Sokaiyana Pau sampai kepada prosesi Bulilingiana Pau atau Pelantikan Sultan Buton yang berjalan khidmat pada Jumat (29/11/2024).

Pelantikan Sultan La Ode Muhammad Kariu dihadiri langsung Ketua Umum Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN), YM Karaeng Turikale VIII Maros, Brigjen (Pol) Dr. AA Mapparesa , MM, M.Si bersama sejumlah Raja dan Sultan se-Nusantara.

Termasuk raja-raja yang ada di Sulawesi Tenggara tergabung dalam FSKN dan juga Raja Timor yang sekarang masuk dalam negara Timor Leste.

Ketua umum FSKN AA Mapparesa dalam sambutannya memberikan dukungan sepenuhnya kepada La Ode Kariu yang sudah sah menjabat sebagai Sultan Buton dan kemudian menjadi anggota FSKN.

”Paduka Yang Mulia Sultan Buton atas nama seluruh Raja dan Sultan kami menyampaikan ucapan selamat, ucapan tasyakur atas amanah yang mulia peroleh dari seluruh kerabat kita seluruh masyarakat yang ada di Kesultanan maupun di Pulau Buton ini," ujarnya.

"Kami yakin kita adalah partner strategis pemerintah khususnya di dalam pelestarian pemajuan dan pewarisan nilai-nilai budaya yang diwariskan oleh para leluhur untuk diwariskan kembali secara positif nilai-nilai ini kepada generasi penerus kita,”ujarnya.

Ketua Umum Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN), YM Karaeng Turikale VIII Maros, Brigjen (Pol) Dr. AA Mapparesa , MM, M.Si (Foto:Zizi)

AA Mapparesa mewakili Raja dan Sultan yang ada di Nusantara ini menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Pj Wali Kota Baubau Muh Rasman Manafi karena sangat memahami bagaimana proses yang dilakukan, baik melalui proses adat maupun jalur pemerintahan.

"Ini suatu langkah positif dari Pemkot Baubau untuk membuat warga masyarakat tetap bersatu karena yang paling mahal adalah persatuan," ungkapnya.

Begitu pula dengan pelantikan Sultan Buton yang puncak acaranya dilaksanakan pada hari Jumat. Hari yang sangat berkah untuk melaksanakan penobatan secara Islami di Masjid dan dilanjutkan secara adat di Baruga.

”Inilah salah satu prosesi adat yang menurut catatan kami lengkap dan disaksikan oleh pemerintah setempat. Insya Allah Yang Mulia Sultan Buton tetap berada di dalam FSKN," imbuhnya.

AA Mapparesa juga berharap seluruh kerabat di Kesultanan maupun seluruh warga Baubau untuk memberikan dukungan dalam melestarikan dan mewariskan budaya secara baik kepada generasi penerus.

"Dan hari ini Kesultanan Buton dan Pemkot Baubau telah mengukir sejarah bahwa inilah pelestarian adat dan pemajuan budaya yang menjadi mercusuar untuk nusantara kita,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....