PT.Semen Kupang Kembali Beroperasi

  • 14 Des 2022 10:48 WIB
  •  Kupang

KBRN, Kupang: Pabrik Semen Kupang mulai 14 November 2022 sudah mulai kembali beroperasi dan produknya sudah di pasarkan sejak 17 November lalu.

Inisiasi untuk kembali menjalankan Pabrik Semen Kupang dikatakan Direktur Utama PT Semen Kupang Persero Ery Susanto Indrawan melalui kerjasama PT Semen Kupang (Persero) dengan PT Semen Kupang Indonesia (SKI) yang merupakan salah satu anak usaha dari Semen Indonesia Group.

“Kerjasama ini dijajaki sejak tahun 2020. Kemudian tahun 2021 ada pergantian kepengurusan di manajemen SKI, kemudian kita follow up lagi, mulai membicarakan skema kerja sama yang ideal bagi kedua belah pihak. Akhirnya bulan Juli Tahun 2022 ini kita melakukan perjanjian Kerja Sama dengan PT Semen Kupang Indonesia,” kata Ery Susanto Indrawan. Rabu (14/12)

Menurut Ery Susanto Indrawan Kerjasama yang dibangun kali ini dengan mengoptimalkan peran kedua perusahaan ini. PT Semen Kupang (Persero) berperan aktif dalam kegiatan operasi produksi semen sementara SKI berperan dalam manajemen pemasaran.

“Jadi kami melakukan produksi, sedangkan Semen Kupang Indonesia adalah melakukan kegiatan pemasarannya,” tambahnya.

Kapasitas operasi produksi Pabrik PT Semen Kupang (Persero) mencapai 1.300 Ton perharinya sementara jika dilihat dari prospek pasar dikatakan Ery Susanto Indrawan kebutuhan semen untuk wilayah NTT sendiri mencapai 1,2 juta Ton dan menurutnya pada saat Semen Kupang tidak beroperasi permintaan di penuhi dengan produk merek lain di pasaran.

“Kalau kita melihat demand/permintaan pasar untuk pulau Timor saja kurang lebih sekitar 600 sampai 700 Ribu Ton per tahun, jadi sebenarnya dengan 400 Ribu Ton kapasitas terpasangnya Pabrik Semen Kupang ini belum bisa memenuhi kebutuhan dari pulau Timor ini sendiri,” jelasnya.

Sementara itu SVP of Support Semen Kupang Indonesia Sarma Marpaung dalam kesempatan yang sama mengatakan, diawal proses operasi produksi Semen Kupang untuk wilayah pemasaran masih menyasar Pulau Timor dan akan berlanjut ke Rote, Sabu Raijua, dan Semau.

Dia mengatakan kerjasama antara PT Semen Kupang (Persero) dan SKI ini membawa banyak perbedaan dari kerjasama yang dilakukan PT Semen Kupang (Persero) sebelumnya, perbedaan yang signifikan salah satunya kewenangan produksi sepenuhnya diserahkan kepada Semen Kupang (Persero). Kemudian dari sisi logo brand pada kantong kemasan Semen dikembalikan kepada logo brand awal, karena logo brand itulah yang merupakan semen kebanggan NTT.

“Saat lisensi brand Semen Kupang diserahkan kepada perusahaan yang bekerjasama dengan PT Semen Kupang (Persero) sebelumnya, terdapat modifikasi terhadap logo brand Semen Kupang, terutama pada posisi Komodonya dengan kondisi seperti merayap, sedangkan sekarang ini sesuai kesepakatan antara PT Semen Kupang (Persero) dengan SKI, kita kembalikan ke yang awal baik dari sisi warna maupun posisi gambar Komodonya kembali tegak sambil melirik ke sebelah kanan. Kembali ke awal ini memiliki makna filosofis bahwa kehadiran SKI bukan untuk meniadakan Semen kebanggaan NTT ini, tetapi untuk mendukung dan menopang untuk kembali berjaya dan menguasai pasar semen di NTT. Jadi terlihat nyata perbedaanya,” tambahnya.

Sebagai informasi Pabrik Semen Kupang berhenti beroperasi secara mandiri mulai 2008 lantaran terkendala teknis operasional dan hal lainnya, kemudian Semen Kupang beroperasi kembali melalui skema SKO pada tahun 2008 sampai 2021 dengan pihak swasta, yaitu PT Sarana Agra Gemilang (Anak Usaha Semen Merah Putih) melalui skema revenue sharing di mana seluruh kegiatan operasi dilakukan oleh mitra KSO dan Semen Kupang kembali tidak beroperasi sejak Januari 2022 setelah perjanjian KSO dengan PT SAG berakhir.

Semen Kupang berupaya kembali menghidupkan kegiatan operasi dengan melakukan kerjasama dengan PT Semen Kupang Indonesia (SKI) pada Juli 2022 hingga saat ini telah berhasil memproduksi semen dan memberikan kontribusi bagi perekonomian di NTT. (CS)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....