Abu Letusan Gunung Lewotobi sampai ke Pulau Lombok
- 13 Nov 2024 19:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Flores: Debu vulkanik letusan Gunung Lewotobi Laki-laki di Pulau Flores, NTT, menyebar hingga ke Pulau Lombok di NTB. Berdasarkan data BMKG, ketinggian kolom abu sempat mencapai ketinggian 9 km dari atas puncak, Selasa (12/11/2024) kemarin.
Demikian disampaikan Ketua Tim Data dan Analisis Stasiun Klimatologi BMKG Nusa Tenggara Barat Bastian Andriano di Mataram, Rabu (13/12/2024). "Debu vulkanik dari letusan gunung bergerak ke arah barat hingga barat daya," katanya.
Diketahui, Gunung Lewotobi Laki-laki mengalami beberapa kali erupsi sejak 3 November 2024 hingga hari ini. Berdasarkan data PVMBG, erupsi pada 12 November bahkan mencapai 9.000 meter (9 km) dari puncak gunung berapi kembar tersebut.
Bastian mengatakan, sebaran abu vulkanik dari letusan Selasa (12/11/2023) teramati pada ketinggian 30 ribu kaki. Atau sekitar 9.144 meter di atas permukaan laut.
Sebaran abu vulkanik itu bergerak ke barat dengan kecepatan 18 knot dengan intensitas meningkat. Selain itu, debu vulkanik disebut sudah mencapai wilayah Lombok.
"Hasil observasi VAAC Darwin pukul 21.30 Wita, Selasa (12/11/2024), memperlihatkan bahwa sebaran debu vulkanik mencapai Pulau Lombok pada ketinggian tersebut," katanya. Sementara angin lapisan atas di wilayah Indonesia cenderung bertiup menuju arah barat.
Bahkan diprediksikan arah sebaran debu vulkanik akan terus mengikuti arah angin ke wilayah barat dari lokasi Gunung Lewotobi Laki-Laki. Sebelumnya, PT Angkasa Pura I Bandara Lombok di NTB menyatakan semua rute penerbangan domestik maupun internasional terdampak erupsi Gunung Lewotobi.
Sebanyak 30 jadwal penerbangan, baik keberangkatan maupun kedatangan, terpaksa harus dibatalkan. Serta 10 penerbangan mengalami penundaan demi keselamatan para penumpang.
Gunung Lewotobi Laki-laki merupakan gunung berapi aktif dengan ketinggian 1.584 meter di atas permukaan laut yang kini masih menyandang status level IV atau awas. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ada sebanyak 2.735 keluarga atau 12.200 jiwa mengungsi dan terkena dampak dari erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....