KH Hartoyo Terpilih Sebagai Ketua MUI Klaten

  • 08 Des 2022 14:03 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Klaten: Musyawarah Daerah (Musda) Ke-VIII Rabu, (7/12/22) di ruang pertemuan Masjid Al Aqsa Klaten mengantarkan ulama sepuh KH Hartoyo sebagai Ketua MUI Klaten yang baru untuk masa bakti 2022-2027.

KH Hartoyo menggantikan KH Jazuli Fadil yang mengakhiri masa kepemimpinannya sebagai Ketua MUI Klaten di tahun 2022 ini.

Hadir dalam pembukaan musda MUI Kabupaten Klaten, Ketua MUI Jawa Tengah KH Ahmad Darodji, KH Mustari Takmir Masjid Al Aqsa, KH Ketua Baznas Mukhlis Hudaf , perwakilan Dinas Kominfo, Ketua dan Sekretaris MUI Cabang Kecamatan, perwakilan ormas Islam, dan lembaga pendidikan agama Islam di Kabupaten Klaten.

Sekda Klaten, Jajang Prihono yang membuka acara Musda MUI Klaten sesuai laman pemerintah di klatenkab.go.id mengharapkan para ulama tidak segan memberikan nasehat dan masukan bagi pemerintah. Karena menurutnya antara pemerintah dan ulama itu tidak bisa dipisahkan.

“Banyak sekali nasehat yang telah disampaikan oleh para ulama kepada kita, ini adalah bukti bahwa pemerintah dan ulama memiliki keterkaitan yang tidak bisa dipisahkan. MUI telah memberikan banyak masukan dalam bentuk fatwa maupun rekomendasi lainnya, kepada pemerintah yang kemudian diadopsi ke dalam kebijakan-kebijakan pemerintah” jelasnya.

Ketua MUI Klaten Jazuli Fadil disela-sela perhelatan Musyawarah Daerah ke-8 di ruang pertemuan Masjid Al Aqsa Klaten mengungkapkan merajut ukhuwah menjadi kunci menyelesaikan persoalan bangsa.

"Tantangan MUI saat ini sama dengan tantangan yang dihadapi bangsa saat ini. Ada masalah kemiskinan, ekstremisme dan yang terpenting adalah merajut ukhuwah atau persatuan dan kesatuan bangsa. Karena (solusi) semua persoalan bangsa itu adalah jika ukhuwah atau persatuan itu terbangun dengan baik” jelasnya.

Ulama karismatik yang tinggal di Sentono, Ngawonggo, Ceper, Klaten itu mengingatkan anak bangsa agar tidak mudah terpecah belah.

“Selama warga bangsa suka berpecah belah bagaimana mereka bisa bekerja. Untuk menyelesesaikan persoalan mereka sendiri tidak rampung, tidak mungkin (warga bangsa-red) bisa bersinergi melangkah ke depan untuk kebersamaan dan membangun semua yang dirasakan masih tertinggal,” pesannya.

KH Hartoyo akan memimpin kepengurusan dan menjaga umat islam melalui MUI untuk lima tahun ke depan. Adam sutanto/arga

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....