Banjir di Murung Raya Terbesar Sejak 20 Tahun Terakhir
- 24 Okt 2024 05:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Murung Raya, Fitrianul Fahriman mengatakan, banjir di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, sudah mulai surut. Semula, ketinggian air mencapai 10 meter, saat ini 7,10 meter.
"Banjir yang terjadi saat ini merupakan banjir yang terbesar dalam kurun waktu 20 tahun terakhir," ujarnya kepada Pro 3 RRI, Rabu (23/10/2024).
Menurut dia, banjir di akhir Januari 2024, tercatat setinggi 9,65 meter. Namun, banjir kali ini mencapai 10 meter. "Akibatnya sebanyak 10.964 unit rumah terendam, 12.278 KK, serta 44.207 jiwa terdampak banjir," kata Fitrianul menuturkan.
Dikatakannya, di daerah Kota Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya, banjir telah mulai surut. Namun,bdi daerah perkampungan dan perdesaan jalan-jalan masih terendam. BPBD Kabupaten Murung Raya melakukan evaluasi dipimpin Bupati Murung Raya, fokusnya penanggulangan pascabencana.
"Hari ini bersama TNI, Porlri, Dinas Perhubungan, BPBD Provinsi Kalimantan Tengah, Damkar, Satpol PP, Tim kesehatan, serta relawan sudah bergerak ke titik-titik banjir," ujarnya.
Menurut Fitrianul, jalan-jalan menuju Kabupaten Murung Raya yang sempat lumpuh, saat ini sudah dapat dilalui. Sehingga, bantuan logistik dan lainnya dapat disalurkan.
"Sekolah, fasilitas kesehatan dan fasilitas umum lainnya sudah dapat berkativitas kembali," ucapnya.
Kabupaten Murung Raya merupakan wilayah utara Provinsi Kalimantan Tengah yang dilintasi Sungai Barito, memanjang hingga ke Selatan. "Fenomena banjir merupakan hal yang biasa terjadi setiap tahun ketika musim hujan," ujarnya.
Fitrianul mengatakan, selama ini pihaknya terus melakukan komunikasi dengan perusahaan-perusahaan yang ada di hulu Sungai Barito. Agar turut andil melakukan penanaman pohon di bantaran sungai, sehingga banjir dapat diminimalisir.
Ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, karena curah hujan masih berpotensi terjadi. "Kami juga mendorong pemerintah desa melakukan mitigasi bencana, menyiapkan jalur evakuasi, titik pengungsian, dapur umum, dan lainnya," ujar Fitrianul.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....