Pengamat Soroti Tantangan Ekonomi dan Pendidikan untuk Presiden Baru

  • 22 Okt 2024 08:27 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Surakarta: Presiden dan Wakil Presiden yang baru serta terbentuknya Kabinet Merah Putih, banyak pihak menaruh harapan besar agar segala persoalan di indonesia segera teratasi.

Pengamat Hukum Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Prof. Sunny Ummul Firdaus, menyampaikan Indonesia dihadapkan pada berbagai persoalan, mulai dari ketimpangan ekonomi hingga pengangguran, terutama di kalangan generasi muda. Ia berharap presiden baru mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan keterampilan tenaga kerja agar sesuai dengan kebutuhan pasar.

"Pengangguran di kalangan Gen Z menjadi isu utama yang harus segera diselesaikan," ucapnya kepada rri.co.id, Senin (21/10/2024).

Prof. Sunny juga menyoroti persoalan ketimpangan sosial antara wilayah urban dan pedesaan yang masih sangat nyata. Menurutnya, kebijakan yang adil dan berkelanjutan diperlukan untuk mengatasi ketimpangan ini. Selain itu, ia menekankan pentingnya reformasi birokrasi yang lebih efisien dan tidak tumpang tindih.

"Birokrasi yang stagnan dan lamban menghambat pembangunan, maka reformasi ini harus menjadi prioritas," katanya.

Masalah korupsi juga menjadi perhatian serius bagi Prof. Sunny. Ia berharap lembaga anti korupsi diperkuat dan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, serta akuntabel bisa diwujudkan.

"Presiden baru diharapkan memperkuat lembaga anti korupsi dan memastikan pemerintahan yang bersih," katanya menambahkan.

Di sisi lain, Prof. Sunny juga menyoroti sektor pendidikan yang harus ditangani dengan serius. Menurutnya, mutu pendidikan, infrastruktur, dan kualitas guru perlu ditingkatkan agar Indonesia dapat bersaing di tingkat global.

"Peningkatan mutu SDM menjadi kunci agar kita bisa bersaing di pasar global," ucap Prof. Sunny.

Sementara itu, pengamat kebijakan Universitas Slamet Riyadi, Dr. Suwardi, mengungkapkan harapannya agar pemerintahan baru mampu membawa perekonomian Indonesia tumbuh di atas 6%. Ia menekankan pentingnya menjaga stabilitas politik dan keamanan, terutama di tengah ketidakpastian global akibat konflik internasional yang berdampak pada sektor energi dan perdagangan.

"Stabilitas politik harus tetap dijaga agar Indonesia bisa menghadapi tantangan global," kata Dr. Suwardi.

Selain itu, ia juga berharap pemerintahan baru dapat merampungkan pembangunan Ibu Kota Nusantara serta melanjutkan landasan kebijakan pendidikan yang telah diletakkan oleh menteri pendidikan sebelumnya. "Pengembangan teknologi informasi di bidang pendidikan yang dimulai oleh Mas Menteri perlu dilanjutkan dan dibenahi," ucapnya.

Dengan tantangan yang ada, baik Prof. Sunny maupun Dr. Suwardi berharap presiden baru mampu membawa perubahan signifikan, baik dalam sektor ekonomi, sosial, pendidikan, maupun tata kelola pemerintahan. Mereka optimis pemerintahan baru dapat menjawab tantangan tersebut dan membawa Indonesia menuju kemajuan yang lebih merata dan berkelanjutan. (Dania)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....