Penyakit Darah Pisang Ancam Produksi di Manokwari
- 20 Okt 2024 00:22 WIB
- Manokwari
KBRN, Manokwari: Petani pisang di Distrik Masni, Manokwari, menghadapi ancaman serius akibat serangan penyakit darah pisang (Blood Disease Bacterium). Varietas pisang, terutama pisang kepok (Musa balbisiana), mengalami kerusakan parah hingga lebih dari 70%. Serangan ini mengakibatkan penurunan produksi yang signifikan.
Penyakit layu fusarium juga ditemukan di daerah ini, yang menyebabkan kerugian lebih dari 35% dari total produksi. Penyakit ini menyerang akar dan batang pisang, menyebar melalui tanah, dan sulit diobati. Gejala umumnya adalah menguningnya daun, pecah batang, serta perubahan warna dan bau busuk pada batang yang terinfeksi.
Pengendalian yang dilakukan oleh petani meliputi pemangkasan jantung pisang dan penggunaan bakteri PGPR untuk meningkatkan kekebalan tanaman. Hasil pengamatan menunjukkan 90% tanaman pisang mulai pulih setelah metode ini diterapkan, terutama di Kelurahan Andai, Distrik Manokwari Selatan.
Kendati metode ini cukup efektif, pemerintah diharapkan memberikan perhatian lebih, terutama dalam pengadaan sarana prasarana dan anggaran. Tanaman pisang merupakan salah satu komoditas penting di Manokwari, sehingga langkah pencegahan dan pemulihan yang berkelanjutan sangat diperlukan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....