Sepanjang 2023 Sebanyak 102 Tersangka TPPO di Kepri Diamankan

  • 29 Des 2023 14:05 WIB
  •  Tanjungpinang

KBRN, Tanjungpinang : Sepanjang tahun 2023 Polda Kepri berhasil mengamankan 102 tersangka kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Provinsi Kepri.

Kapolda Kepri Irjen. Pol. Yan Fitri Halimansyah mengatakan, jumlah tersebut mengalami peningkatan jumlah yang signifikan. Yang mana pada tahun 2022 jumlah tersangka yang berhasil diungkap hanya 22 tersangka.

"Jumlah tersangka yang berhasil diamankan oleh Satgas TPPO selama tahun 2023 ini mengalami peningkatan yang sangat signifikan," kata Irjen. Pol. Yan Fitri Halimansyah, Kamis (28/12/2023).

Sejalan dengan hal tersebut Polda Kepri juga berhasil mengungkap kasus pemberangkatan Pekerja migran Indonesia (PMI) Non Prosuderal yang mengalami lonjakan signifikan. Jumlah kasus meningkat dari 71 kasus pada tahun 2022 menjadi 114 kasus pada tahun 2023.

"Upaya penyelesaian kasus juga mengalami peningkatan, dengan berhasil menyelesaikan 92 kasus pada tahun 2023 dan naik sebanyak 64 kasus dari tahun sebelumnya," ujarnya.

Setidaknya terdapat 448 korban TPPO yang berhasil diselamatkan saat hendak diberangkatkan secara Non Prosuderal di tahun 2023. Angka ini juga mengalami kenaikan drastis dari 156 korban yang diselamatkan pada tahun 2022.

Peningkatan angka pengungkapan kasus Transnational Crime atau kejahatan lintas batas negara (TPPO) selama tahun 2023 oleh Polda Kepulauan Riau (Kepri) mencerminkan komitmen dan upaya yang sungguh-sungguh dalam pencegahan serta penanganan kasus Perdagangan Manusia dan PMI Non-Prosedural.

Selain itu Kapolda Kepri juga memaparkan tren keluar masuk penumpang laut dan udara selama Ops Lilin Seligi 2022-2023. Yang mana arus mudik melalui jalur udara mengalami peningkatan yang signifikan.

"Terjadi Kenaikan sebesar 52% dalam keberangkatan penumpang pada tahun 2023 dibandingkan dengan tahun 2022, dari 26.770 menjadi 40.569 penumpang," katanya.

Begitu juga dengan jumlah kedatangan penumpang, terjadi Kenaikan sebesar 34% dari tahun 2022 ke tahun 2023, yaitu dari 28.116 menjadi 37.664 penumpang. Diperkirakan puncak arus balik Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 di berbagai moda transportasi umum darat, laut dan udara di wilayah Kepulauan Riau terjadi pada tanggal 1 sampai dengan 3 Januari 2024.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....