Rasio Elektrifikasi di NTT Mencapai 94,04 persen
- 26 Okt 2023 19:05 WIB
- Kupang
KBRN, Kupang : Managemen PT. PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat, rasio elektrifikasi di Nusa Tenggara Timur saat ini mencapai 94,04 persen. General Manager PT.PLN Persero Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur, I Gede Agung Sindu Putra kepada RRI Kupang di Ruang Kerja, Kamis (26/10/2023) menjelaskan, prosentase capaian tersebut setara dengan kurang lebih 1.190.641 Kepala Keluarga (KK) yang sudah berlistrik dari total 1.266.055 KK.
Terkait daerah mana saja yang belum terjangkau layanan listrik di Nusa Tenggara Timur khususnya di daerah 3T, General Manager PT.PLN Persero Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur, I Gede Agung Sindu Putra menjelaskan, total desa yang ada di NTT sebanyak 3.442 Desa, dan yang sudah berlistrik sebanyak 3.227 Desa. Sehingga masih ada sekitar 215 Desa yang sementara berproses dan berprogres dalam pembangunan jaringan listrik.
“Daerah-daerah yang saat ini masih diusahakan untuk terjangkau dengan jaringan tenaga listrik itu total desa di NTT ada sebanyak tiga ribu empat ratus empat puluh dua desa, dan yang sudah berlistrik sebanyak tiga ribu dua ratus dua puluh tujuh desa. Jadi masih ada sekitar dua ratus lima belas desa yang kami catatat yang saat ini dalam proses berprogres untuk rencana pembangunan jaringan listrik,” kata , I Gede Agung Sindu Putra.
“Tahun 2023 ini sekitar seratus desa lebih yang akan kita listriki, dan lebih dari seratus Sembilan puluh dusun yang kita listriki. Dan ini tentunya akan berlanjut sampai tahun depan, sehingga kita harapkan di tahun 2024 dengan anggaran yang tersedia kita usahakan seratus persen desa yang ada di Wilayah NTT ya kita harapkan sudah berlistrik. Seperti itu rencana kita dan semoga saja berjalan lancar,” ungkap I Gede Agung Sindu Putra.
Berkaitan dengan kondisi ini, PT.PLN (Persero) NTT menargetkan di tahun 2024, seluruh Desa dapat berlistrik. “Kami targetkan di tahun 2024, seluruh desa di NTT dapat terlistriki. PLN akan terus berupaya untuk membangun jaringan listrik sampai ke desa-desa dan dusun-dusun yang belum berlistrik,” kata I Gede Agung Sindu Putra.
Ia juga menuturkan, dalam proses maksimalisasi pelayanan kelistrikan di NTT dengan kondisi geografis yang ber kepulauan, terdapat tantangan-tantangan yang saat ini dihadapi seperti, letak geografis yang cukup menantang dengan akses yang terbatas. Akan tetapi menurut General Manager PT.PLN Persero Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur, I Gede Agung Sindu Putra, PLN terus bergerak untuk dapat melayani masyarakat di Daerah 3T yang belum menikmati listrik.
“Kami sampaikan terimakasih atas kerjasama dan dukungan semua pihak dari pemerintah, stakeholder, dan seluruh masyarakat yang sudah terbangun selama ini dengan sangat baik. Harapannya terus berkelanjutan untuk mensukseskan pembangunan kelistrikan di NTT,” kata GM PLN NTT, Agung Sindu Putra.
“Kepada masyarakat yang sudah menikmati listrik PLN, kami juga menghimbau kepada Bapak-Ibu pelanggan PLN agar mendownload PLN mobile. Jika membutuhkan pelayanan PLN seperti Pelayanan Gangguan, Pasang Baru, dan Tambah Daya serta membayar atau membeli token, semua ada dalam genggaman di aplikasi PLN Mobile,” harap I Gede Agung Sindu Putra. (at).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....