Mengungkap Fakta Menarik Tentang Kucing
- 15 Jun 2025 23:00 WIB
- Manado
KBRN,Manado: Kucing sudah lama dikenal sebagai salah satu hewan peliharaan paling populer di dunia. Tingkahnya yang lucu, perawakannya yang anggun, serta kemampuannya berburu membuat hewan ini dicintai berbagai kalangan. Namun tahukah Anda bahwa sejarah hubungan manusia dan kucing ternyata sudah dimulai sejak lebih dari 9.000 tahun yang lalu?
Berdasarkan temuan arkeologi di Pulau Siprus, para ilmuwan menemukan kerangka manusia yang dikuburkan bersama seekor kucing liar yang diduga telah dijinakkan sekitar 7.500 SM. Temuan ini dilaporkan dalam jurnal Science tahun 2004 oleh para peneliti dari National Museum of Natural History di Paris, Prancis. Penemuan ini membuktikan bahwa hubungan antara manusia dan kucing sudah terjalin sejak masa prasejarah.
Dikutip dari Situs resmi National Geographic juga mengungkap bahwa nenek moyang semua kucing peliharaan modern (Felis catus) berasal dari kucing liar Afrika (Felis lybica). Proses domestikasi kucing diduga terjadi secara alami, di mana kucing liar mendekati permukiman manusia untuk mencari sisa makanan dan mengusir hama seperti tikus. Karena membantu manusia melindungi cadangan makanan, kucing kemudian dipelihara dan dibudidayakan.
Di Mesir Kuno, kucing bahkan dianggap hewan suci. Menurut catatan History.com, bangsa Mesir menyembah dewi Bastet yang berwujud kucing. Kucing diperlakukan dengan sangat istimewa, hingga dilarang dibunuh dan kerap dimakamkan secara khusus. Bukti pengkultusan kucing di Mesir ini terlihat dari banyaknya patung dan lukisan kucing yang ditemukan di situs-situs purbakala.
Dalam perkembangannya, kucing menyebar ke seluruh dunia melalui jalur perdagangan kuno. Pedagang Fenisia dan Romawi membawa kucing ke Eropa, lalu ke Asia dan belahan dunia lain. Hingga kini, menurut data dari American Pet Products Association (APPA) tahun 2024, kucing merupakan hewan peliharaan kedua terbanyak di dunia setelah anjing, dengan populasi peliharaan global mencapai lebih dari 370 juta ekor.
Selain sebagai hewan peliharaan, kucing juga memberi manfaat kesehatan bagi manusia. Laman Harvard Health Publishing menyebutkan bahwa memelihara kucing dapat membantu mengurangi tingkat stres dan kecemasan, serta menurunkan risiko penyakit jantung akibat efek menenangkan dari suara dengkuran kucing.
Di Indonesia sendiri, kucing juga menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Selain dipelihara di rumah, kucing liar banyak ditemukan di lingkungan pasar, perkantoran, bahkan tempat ibadah seperti masjid. Berbagai komunitas pecinta kucing juga bermunculan di kota-kota besar, salah satunya adalah "Cat Lovers in the World" (CLW) Indonesia yang aktif melakukan penyelamatan kucing terlantar.
Kehadiran kucing tidak hanya membawa keceriaan di rumah, tetapi juga menjadi bagian dari sejarah panjang hubungan antara manusia dan hewan peliharaan yang sudah berjalan ribuan tahun.
(Stanly Kalumata)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....