Museum RRI Bukittinggi

  • 11 Jan 2025 21:07 WIB
  •  Bukittinggi

KBRN Bukittinggi; Museum Radio Republik Indonesia atau Museum RRI Bukittinggi adalah sebuah museum yang berada di Jalan A Rivai No.22 Kayu Kubu Kota Bukittinggi Propinsi Sumatera barat. Museum ini didirikan pada tanggal 14 Januari 1946. Radio Republik Indonesia ( RRI ) dengan rekam jejak perkembangannya telah menemani kehidupan Bangsa semenjak masa perjuangan.

Kehidupan Bangsa yang semenjak zaman perjuangan telah memiliki koleksi barang antik yang berguna dalam penyiaran selama rentang waktu 1950an sampai 1990an. Karena itu RRI terdaftar sebagai Barang Milik Negara ( BMN ) di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang ( KPKNL ) Bukittinggi serta dilengkapi dengan museum RRI Bukittinggi.

Kota Bukittinggi pernah menjadi Ibu Kota negara setelah jatuhnya Yogyakarta ke tangan Belanda. Museum inilah yang menjadikan kunci penyiaran dan pemancar informasi yang mana pada waktu itu tampuk pemerintahan sementara di amanahkan kepada Sjafrudin Prawiranegara yang saat itu menjabat selaku Mentri Kemakmuran RI guna membentuk Pemerintahan darurat di Bukittinggi.

Kota Bukittinggi pada zaman Kolonial Belanda disebut juga dengan Fort de Kock atau dengan julukan sebagai Parijs Van Sumatera. Alasan lain yang membuat Bukittinggi sebagai Parijs Van Sumatera yaitu, Karena asal usul Kota ini sendiri. Bung Hatta pernah berkata, Bukittinggi tidak lahir dari rahim Kebudayaan Minangkabau.

Kota yang dengan julukan parijs Van Java berasal dari dua Bahasa yang berbeda, yakni Van dari Bahasa Belanda, dan Java dari Bahasa Inggeris. Sedangkan dalam Bajhasa Belanda, van berarti ''dari'', dan Java dalam Bahasa Inggris berarti Jawa. Namun RRI sebagai informsi juga bertransformasi ke media lain, yaitu Youtube dan aplikasi RRI Digital sebagai Lembaga Penyiaran Publik yang handal. Radio Republik Indonesia, Sekali di udara Tetap di Udara.

Sumber berita; Wikipedia

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....