Bu Dar Mortir, Patriot Perempuan di Balik Dapur Umum Penopang Pejuang Surabaya 1945
- 06 Agt 2026 06:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Darijah Soerodikoesoemo adalah pejuang perempuan yang berperan penting dalam Pertempuran Surabaya 1945.
- Rumahnya dijadikan dapur umum yang menyediakan dan mendistribusikan makanan para pejuang.
- Salah satu dedikasi terbesarnya yakni menjual perhiasan dan mengorbankan hartanya demi menjaga keberlangsungan penyediaan logistik bagi para pejuang di dapur umum yang ia pimpin.
RRI.CO.ID, Jakarta – Darijah Soerodikoesoemo atau Bu Dar Mortir merupakan pejuang perempuan yang berperan dalam Pertempuran Surabaya 1945. Lahir di Purwokerto pada 1908, ia mengabdikan hidupnya untuk membantu mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Melansir Musea Surabaya, rumahnya yang terletak di Jalan Pacar Nomor 1 Surabaya dijadikan dapur umum bagi para pejuang. Dari tempat itu, makanan disiapkan dan didistribusikan untuk mendukung perjuangan di garis depan.
Selain mengelola dapur umum, Bu Dar juga merawat pejuang yang terluka selama pertempuran. Ia turut membantu mengoordinasikan sekitar 100 dapur umum di Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo.
Berkat keberanian dan ketegasannya, Bu Dar dikenal luas di kalangan pejuang dengan julukan "Bu Dar Mortir". Adapun julukan itu disebut merujuk pada susur (tembakau kunyah) yang selalu terselip di mulutnya.
Saat para pejuang mundur ke Jombang, Bu Dar bahkan menggadaikan gelang dan kalung emasnya untuk membeli bahan makanan. Hal itu ia lakukan demi dapur umum tetap melayani kebutuhan para pejuang.

Peran Bu Dar membuktikan perjuangan mempertahankan kemerdekaan juga bergantung pada dukungan logistik dan kemanusiaan. Dapur umum menjadi penopang kebutuhan para pejuang selama pertempuran.
Meski tidak memiliki anak kandung, Bu Dar dikenal sebagai sosok keibuan bagi para pejuang. Perhatian dan kepeduliannya membuat banyak pejuang menganggapnya sebagai ibu sendiri.
Kisah Bu Dar Mortir terus dikenang sebagai bagian penting sejarah Pertempuran Surabaya 1945. Perjuangannya menjadi pengingat besarnya kontribusi perempuan dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....