KAI Angkut 45 Juta Ton Barang, 41% dari Divre Tanjungkarang

  • 11 Sep 2024 15:39 WIB
  •  Bandar Lampung

KBRN, Bandarlampung: PT Kereta Api Indonesia (Persero) berhasil mencatatkan kinerja positif pada sektor angkutan barang sepanjang periode Januari hingga Agustus 2024. Selama periode ini, KAI berhasil mengangkut sebanyak 45.056.573 ton barang, yang menunjukkan peningkatan sebesar 7% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2023, dimana saat itu tercatat sebanyak 42.073.513 ton barang yang diangkut.

Angkutan batu bara menjadi komoditas dominan yang diangkut, terutama di wilayah Sumatera bagian selatan. Dari total keseluruhan angkutan barang KAI, 80% atau setara dengan 36.077.545 ton merupakan angkutan batu bara.

Secara khusus, KAI Divre IV Tanjungkarang menyumbang 41% dari total angkutan barang dengan total volume mencapai 18.603.532,932 ton. Dari jumlah tersebut, 18.228.559,462 ton di antaranya merupakan angkutan batu bara. Volume ini mengalami peningkatan sebesar 11% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2023 yang tercatat sebanyak 16.753.775,56 ton.

“Pertumbuhan angkutan barang ini didorong oleh peningkatan di sisi keamanan serta penambahan jumlah gerbong batu bara dalam satu rangkaian kereta. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga pasokan energi dalam negeri,” ucap Manager Humas KAI Divre IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari, Rabu (11/9/2024).

Selain itu, dari sisi ketepatan waktu, performa kereta api barang juga menunjukkan peningkatan signifikan. Pada Semester I 2024, tingkat ketepatan waktu keberangkatan kereta api barang mencapai 94,04%, meningkat dibandingkan Semester I 2023 yang berada pada angka 92,31%. Sementara itu, ketepatan waktu kedatangan kereta api barang pada Semester I 2024 mencapai 89,67%, naik dari 86,88% pada periode yang sama tahun lalu.

“Peningkatan performa ketepatan waktu ini dicapai melalui perbaikan mutu kinerja operasional secara keseluruhan, termasuk perawatan sarana dan prasarana. Ketepatan waktu merupakan salah satu keunggulan transportasi kereta api yang bebas dari kemacetan, sehingga menjadi pilihan utama bagi para pelanggan, terutama para pengusaha komoditas,” kata Zaki.

KAI Divre IV Tanjungkarang melayani berbagai komoditas angkutan barang, antara lain batu bara, semen pallet, semen curah, BBM, dan bahan baku kertas. Angkutan barang dengan kereta api menawarkan sejumlah keunggulan seperti ketepatan waktu, keamanan, kapasitas besar, bebas pungutan liar, serta dikelola oleh tenaga kerja yang profesional.

Salah satu keunggulan kereta api adalah kapasitas angkutnya yang sangat besar. Satu gerbong mampu mengangkut hingga 50 ton barang, setara dengan dua truk kontainer. Bahkan, satu rangkaian KA angkutan batu bara di Sumatera bagian selatan dapat menarik 61 gerbong sekaligus, atau setara dengan 3.000 ton barang. Jika diangkut dengan truk, jumlah ini memerlukan sekitar 120 truk.

“Angkutan barang dengan kereta api jelas mendukung efisiensi biaya logistik, mengurangi kemacetan, polusi, dan kerusakan jalan. Selain itu, ini merupakan salah satu kontribusi KAI dalam meningkatkan daya saing perekonomian global,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....