Mau 'Survive', Perusahaan BUMN Harus Punya 'Strong Leadership'

  • 24 Jul 2024 16:21 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Dirut Pos Indonesia, Faizal Rochmad Djoemadi mengatakan, perusahaan BUMN harus mempunyai strong leadership. Tidak hanya itu, perusahaan BUMN juga harus melakukan transformasi dan melakukan kolaborasi.

"Kalau BUMN mau melakukan sendirian, ya ditinggal, tidak bisa cepat, jadi mau nggak mau kolaborasi. Lalu BUMN yang mau survive harus melakukan digitalisasi," kata Faizal dalam acara diskusi bertema 'BUMN Soko Guru Indonesia Maju: Menuju Visi Indonesia Emas 2045', di kawasan Posblock, Jakarta, Rabu (24/7/2024).

Faizal mengatakan, Pos Indonesia sudah melakukan banyak transformasi sesuai arahan Menteri BUMN Erick Thohir. Transformasi yang paling mendasar dilakukan Pos Indonesia adalah menguatkan Network Company.

"Karena PT Pos Indonesia punya jaringan fisik paling luas dibanding BUMN lain. Usia kita 278 tahun, BUMN tertua, untung saja tidak punah," ucapnya.

Jaringan fisik tersebut, Faizal mengaku, dilakukan transformasi dengan jaringan digital. Yakni, Pos Indonesia menciptakan platform digital untuk seluruh core bisnisnya.

"Kita punya platform digital agar kita bisa berinteraksi. Dengan segmen yang sekarang nggak mau lagi datang ke kantor pos secara fisik," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....