Kemendikbudristek Catat Bisnis MUA dan Salon Semakin Menjanjikan
- 04 Sep 2023 15:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kiki Yuliati mengatakan, makeup artis (MUA) dan pengusaha salon merupakan bidang profesi yang digemari masyarakat. Baik di kalangan usia muda maupun lansia.
Bidang keterampilan Tata Kecantikan Rambut tercatat memiliki 2.586 peserta didik, sementara Tata Rias Pengantin memiliki 6.802 peserta didik. Hal itu, lanjut Kiki, berdasarkan data penerima bantuan Direktorat Kursus dan Pelatihan selama tahun 2022.
“Tugas kami adalah memastikan mereka semua menjadi MUA dan pengusaha salon yang sukses juga andal. Sehingga mereka bisa bertahan dan bersaing mengikuti perkembangan teknologi serta tren global dengan tetap mempertahankan budaya luhur Indonesia,” kata Kiki dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (4/9/2023).
Kiki berharap cerita baik dari pendidikan vokasi khususnya kursus dan pelatihan dapat disebarluaskan. Sehingga dapat memotivasi masyarakat agar fokus mengembangkan potensi diri.
Sementara itu, Direktur Kursus dan Pelatihan, Wartanto mengatakan, anak muda masa kini memiliki peluang lebih besar untuk memiliki pekerjaan dan profesi. Khususnya di bidang yang mereka sukai.
"Kami sangat gembira peminat kursus semakin besar. Di mana kursus tata rias kecantikan ini menjadi salah satunya,” kata Wartanto.
Wartanto menjelaskan, program-program Ditsuslat mendukung pengembangan kompetensi untuk meningkatkan daya saing sumber daya manusia (SDM). Dukungan dari industri semakin mendukung mereka untuk benar-benar menjadi lulusan yang kompeten dan profesional di bidangnya.
“MUA menjadi profesi yang laris manis karena setiap riasan tentu saja berbeda. Riasan untuk pernikahan akan berbeda dengan karnaval maupun wisuda. Itulah mengapa banyak orang yang tertarik menggeluti bidang ini,” katanya, menjelaskan.
Praktik baik dalam menjalani kursus makeup artist (MUA) telah mengubah jalan hidup Putri Citra Pratiwi. Dari yang semula ibu rumah tangga menjadi pemilik bisnis wedding.
“Saat ini saya memiliki bisnis wedding. Di mana bisnis ini memiliki omzet hingga ratusan juta rupiah dalam satu bulan,” kata Putri seraya membagikan cerita praktik baiknya setelah mengikuti kursus MUA.
Berkat program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Kemendikbudristek tahun 2019, ia mengasah minat dan bakat meriasnya di LKP Rifa Cimahi, Jawa Barat. Di mana dengan mengambil bidang keterampilan tata rias pengantin.
Sementara itu, Maulana Yusuf Al Muzaki yang merupakan alumni LKP Andini, Jombang dalam program PKW tahun 2019. Maulana tidak hanya sukses menjadi MUA profesional di Jombang saja. Maulana juga tercatat sebagai pemilik Maulana Makeup Wedding Gallery.
Prestasi Maulana juga terbilang gemilang karena menjuarai kompetisi Makeup East Java mengalahkan peserta lain dari seluruh Jawa Timur. Kemudian menjadi narasumber ahli MUA di berbagai kota di Indonesia.
Ia memiliki 112 ribu pengikut di Instagram, 1,2 juta pengikut di TikTok. Salah satu kontennya saat merias menembus 23 juta viewers.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....