Sebanyak 26 UMKM Binaan PLN Raup Omzet Rp200 Juta di FIFA ASEAN Cup 2026
- 07 Okt 2026 01:31 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Sebanyak 26 UMKM binaan PLN meraup omzet sekitar Rp200 juta selama gelaran FIFA ASEAN Cup 2026.
- Para pelaku usaha menjajakan aneka kuliner serta produk lokal secara bergantian di Plaza Timur SUGBK.
- Keterlibatan dalam turnamen sepak bola internasional memperluas jaringan pasar serta meningkatkan transaksi penjualan UMKM.
RRI.CO.ID, Jakarta - Sebanyak 26 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) membukukan omzet Rp200 juta dalam FIFA ASEAN Cup 2026. Seluruh pelaku usaha tersebut merupakan binaan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya.
Para pelaku usaha menjalankan aktivitas bisnis melalui Hub UMK Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Puluhan UMKM binaan hadir secara bergantian untuk menawarkan beragam produk kuliner dan produk lokal kepada suporter.
Para pelaku usaha menjajakan berbagai barang dagangan di Plaza Timur SUGBK selama rangkaian turnamen berlangsung. Tingginya antusiasme masyarakat menjadi kesempatan besar untuk meningkatkan penjualan sekaligus memperkenalkan produk kepada para pengunjung.
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menyampaikan capaian tersebut pada Selasa, 6 Oktober 2026. Ajang FIFA ASEAN Cup 2026 menghadirkan kemeriahan sepak bola sekaligus membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha lokal.
“Capaian omzet sekitar Rp200 juta yang dibukukan oleh 26 UMKM binaan menunjukkan bahwa event berskala internasional dapat membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Kami ingin UMKM binaan PLN tidak hanya hadir sebagai bagian dari kegiatan, tetapi benar-benar mendapatkan manfaat melalui peningkatan penjualan, pengalaman berjualan, dan kesempatan memperkenalkan produknya kepada konsumen yang lebih beragam. Sepak bola mampu mempertemukan masyarakat dari berbagai daerah dalam satu momentum. Kesempatan ini kami manfaatkan untuk membawa produk UMKM lokal bertemu langsung dengan konsumen yang lebih luas. Kami berharap pengalaman yang diperoleh selama kegiatan dapat menjadi bekal bagi UMKM untuk terus mengembangkan usahanya setelah turnamen berakhir,” ujar Andy Adcha di Jakarta.
Keterlibatan pada turnamen tersebut memberi kesempatan bagi pelaku usaha binaan merasakan pengalaman berjualan di hadapan pengunjung besar. Para pedagang juga memperoleh pengalaman berinteraksi dengan konsumen beragam dalam suasana kompetisi olahraga berskala internasional.
Pemilik Se-Juk, Endah, menilai keikutsertaan dalam kegiatan tersebut menjadi momentum strategis untuk meningkatkan penjualan produknya. Jenama lokal binaan tersebut menghadirkan minuman berbahan dasar jeruk bagi seluruh pengunjung di Plaza Timur.
“Saya Endah dari brand Se-Juk mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan oleh Hub UMK Jakarta Raya dan PLN Peduli kepada brand kami. Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan dengan lancar dan kami merasakan dampak yang positif. Ini juga menjadi ajang bagi Se-Juk untuk memperkenalkan produk kepada konsumen-konsumen baru. Alhamdulillah, untuk penjualan pada kesempatan kali ini, produk kami sold out dan mendapatkan hasil yang maksimal. Terima kasih sekali lagi kepada PLN Peduli dan Hub UMK Jakarta Raya. Maju terus dan semangat!” kata Endah.
Keberhasilan transaksi finansial tersebut menjadi bukti nyata efektivitas keterlibatan UMKM binaan dalam turnamen olahraga. Pengalaman itu diharapkan mendorong para pelaku usaha untuk mengembangkan produk serta meningkatkan skala usaha binaan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....