Pelanggan KA Joglosemarkerto Tembus 1,10 Juta Orang
- 06 Okt 2026 22:26 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- PT Kereta Api Indonesia mencatat sebanyak 1.104.419 pelanggan menggunakan layanan KA Joglosemarkerto sepanjang Januari hingga September 2026.
- KAI membukukan pertumbuhan jumlah penumpang sebesar 9,73 persen atau bertambah sebanyak 97.952 orang dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
- Jalur operasional melingkar memfasilitasi kebutuhan mobilitas antarkota masyarakat di kawasan Jawa Tengah serta Daerah Istimewa Yogyakarta.
RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat 1.104.419 pelanggan Kereta Api (KA) Joglosemarkerto hingga September 2026. Angka tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 9,73 persen dibandingkan periode sama tahun 2025 sebanyak 1.006.467 orang.
KAI merilis data penambahan absolut sebanyak 97.952 penumpang selama sembilan bulan pada Selasa, 6 Oktober 2026. Jalur ini menghubungkan pusat ekonomi, pendidikan, pemerintahan, serta pariwisata di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyoroti keunggulan rute melingkar yang menghubungkan banyak kota. Layanan transportasi tersebut menghubungkan Semarang, Solo, Yogyakarta, Purwokerto, Tegal, dan Pekalongan di sepanjang jalur lintasan.
“Lebih dari 1,1 juta pelanggan menggunakan Joglosemarkerto selama Januari hingga September 2026. Dibandingkan periode yang sama tahun lalu, jumlahnya bertambah hampir 98 ribu pelanggan. Data ini menunjukkan tingginya kebutuhan perjalanan antarkota di Jawa Tengah dan DIY yang berlangsung sepanjang tahun,” kata Anne.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat 13,79 juta perjalanan wisatawan nusantara yang naik 25,80 persen di Jawa Tengah. Perjalanan wisatawan nusantara tingkat nasional mencapai 104,30 juta perjalanan atau naik 11,47 persen secara tahunan.
Anne menilai tingginya arus perjalanan masyarakat selaras dengan karakter wilayah lintas operasional kereta api. Layanan terpadu ini mampu menjangkau pasar perjalanan luas tanpa bergantung pada satu kota tujuan utama.
“Karakter perjalanan pelanggan pada koridor ini sangat beragam. Seseorang bisa melakukan perjalanan Solo–Semarang untuk bekerja, Yogyakarta–Purwokerto untuk pendidikan atau kunjungan keluarga, maupun bergerak antarkota untuk wisata dan aktivitas ekonomi. Pola seperti ini membentuk pasar perjalanan regional yang kuat,” ucap Anne.
Seluruh perjalanan KA Joglosemarkerto melayani sekitar 730 ribu penumpang pada Semester I 2026 dengan kenaikan 10,29 persen. KA 187 dan KA 193 menempati dua posisi teratas layanan komersial berdasarkan volume pelanggan pada periode tersebut.
Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya menyoroti perkembangan positif mobilitas masyarakat pada jalur tersebut. Penumpang dapat memanfaatkan rute melingkar tersebut untuk banyak pasangan kota dalam satu jaringan perjalanan kereta.
“Pertumbuhan 9,73 persen hingga September memberi gambaran bahwa mobilitas regional terus berkembang. KAI akan membaca pola permintaan pada setiap segmen perjalanan sebagai dasar dalam pengelolaan kapasitas dan pelayanan Joglosemarkerto ke depan,” kata Wisnu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....