KAI Operasikan KA Barapati Switching Muat 3.000 Ton Batu Bara
- 16 Jul 2026 01:19 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- KAI mengoperasikan KA Barapati Switching berkapasitas 3.000 ton untuk meningkatkan efisiensi angkutan batu bara di Sumatra Selatan.
- Perusahaan meremajakan armada logistik melalui pengadaan sebanyak 1.125 unit gerbong datar bertipe BM 54 secara bertahap.
- KAI berhasil mengangkut sebanyak 26.534.095 ton batu bara secara nasional sepanjang periode Semester I 2026.
RRI.CO.ID, Palembang - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengoperasikan Kereta Api Barapati Switching berkapasitas muatan mencapai 3.000 ton sekali jalan. Layanan logistik khusus tersebut mulai berjalan untuk mendukung distribusi batu bara milik PT Bukit Asam Tbk.
Rangkaian kereta panjang ini secara resmi telah melayani rute perjalanan Tanjung Enim Baru menuju Kertapati. Pengoperasian armada transportasi massal baru tersebut berjalan sejak tanggal 8 Juli 2026 di Sumatra Selatan.
Vice President Corporate Communication perusahaan tersebut yakni Anne Purba menjelaskan tentang operasional logistik itu. Lokomotif tipe CC205 menarik total 55 gerbong datar pada tahap awal pengoperasian armada logistik tersebut.
"KA Barapati Switching memperkuat efisiensi operasional karena mampu melayani muatan dalam jumlah besar melalui satu rangkaian. Pengoperasian ini mendukung keteraturan perjalanan, optimalisasi sarana, serta kesinambungan distribusi batu bara dari Tanjung Enim," ujar Anne.
Setiap unit gerbong datar tipe BM 54 dirancang memiliki kemampuan berat muat hingga mencapai 54 ton. Satu rangkaian kereta logistik ini umumnya sanggup menarik sebanyak 32 hingga 33 unit gerbong reguler.
Anne menerangkan bahwa efisiensi tinggi dari pengoperasian kereta tersebut dijalankan dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan. Jalur kereta api ini direncanakan menuju Kramasan namun dialihkan sementara ke wilayah Kertapati Palembang.
"Semakin besar muatan yang dapat dilayani dalam satu perjalanan, semakin optimal juga pemanfaatan sarana dan jadwal operasi. Efisiensi tersebut tetap dijalankan dengan memperhatikan kemampuan lintas, sistem pengereman, kekuatan rangkaian, kesiapan lokomotif, serta standar keselamatan perjalanan kereta api," kata Anne.
Proses pembongkaran muatan batu bara menggunakan fasilitas alternatif karena stasiun Kramasan masih dalam tahap penyelesaian. Pengaturan sementara ini bertujuan agar layanan distribusi bahan tambang tersebut tetap berjalan secara lancar.
Pengadaan sebanyak 1.125 unit gerbong baru disiapkan untuk menyukseskan program peningkatan kapasitas angkutan logistik. Sebanyak 1.080 unit armada tersebut kini sudah berada di Palembang untuk memperkuat layanan operasional.
Manajemen KAI melaporkan data angkutan nasional tersebut secara berkala pada hari Rabu, 15 Juli 2026. Sisa pengiriman sebanyak 45 unit gerbong datar tambahan masih berada di pabrik PT INKA Banyuwangi.
Sepanjang Semester I 2026 perusahaan kereta ini berhasil mengangkut sebanyak 26.534.095 ton komoditas batu bara. Transportasi berbasis rel membantu mengurangi kepadatan lalu lintas kendaraan berat yang biasa melewati jalan raya umum.
Executive Vice President (EVP) Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga koordinasi. Seluruh sisa sarana dari Banyuwangi akan dikirim secara bertahap demi menyesuaikan kesiapan fasilitas bongkar.
"Pengoperasian KA Barapati Switching dan penambahan gerbong datar BM 54 memperkuat produktivitas layanan logistik KAI di Sumatra Selatan. Kami terus berkoordinasi dengan mitra agar peningkatan kapasitas dapat berjalan selaras dengan kesiapan sarana, prasarana, fasilitas bongkar muat, dan keselamatan operasi," kata Wisnu Pramudya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....