Indonesia Raih Potensi Ekspor 1,92 Juta Dolar di Korea Import Expo 2026
- 15 Jul 2026 22:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Indonesia mencatat potensi transaksi ekspor sebesar 1,92 juta dolar pada Korea Import Expo 2026 di Seoul melalui promosi produk pangan olahan.
- Indonesia menampilkan 15 pelaku UMKM unggulan dengan produk meliputi kopi specialty, kakao, keripik kentang, dan berbagai produk makanan olahan.
- Atdag RI Seoul memfasilitasi 35 sesi business matching yang menunjukkan tingginya minat pembeli Korea terhadap produk-produk Indonesia.
- Keikutsertaan pada KIE 2026 membuka peluang kerja sama dagang lebih luas dan meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar Korea Selatan.
RRI.CO.ID, Seoul - Indonesia mencatat potensi transaksi ekspor sebesar 1,92 juta dolar Amerika Serikat pada Korea Import Expo (KIE) 2026 di Seoul. Capaian tersebut merupakan hasil sinergi KBRI Seoul dan Kemendag melalui Atase Perdagangan mempromosikan produk pangan olahan Indonesia.
Wakil Duta Besar RI untuk Korea Selatan Ali Andika Wardhana mengatakan keikutsertaan Indonesia pada KIE 2026 memperkuat promosi produk bernilai tambah. Menurutnya, partisipasi tersebut membuka peluang kerja sama pelaku usaha Indonesia dan Korea Selatan serta meningkatkan daya saing produk.
"Melalui partisipasi ini, Indonesia tidak hanya mempromosikan produk unggulan nasional, tetapi juga membuka peluang kerja sama dagang lebih luas. Kami berharap partisipasi ini dapat semakin meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar Korea," ujar Ali dalam keterangan yang dikutip RRI, Rabu, 15 Juli 2026.
Atase Perdagangan RI Seoul Roesfitawati mengatakan capaian KIE 2026 menunjukkan peluang produk pangan olahan Indonesia di Korea Selatan semakin besar. Ia menambahkan Atdag RI Seoul memfasilitasi 35 sesi business matching bagi peserta pameran Indonesia.
"Hasil business matching menunjukkan tingginya minat pembeli setempat terhadap produk-produk Indonesia. Hasil ini menjadi dorongan bagi pelaku usaha Indonesia terus meningkatkan kualitas, inovasi, dan keberlanjutan produk," ujar Roesfitawati.
Pada KIE 2026, Indonesia menampilkan 15 pelaku UMKM unggulan hasil kurasi Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan. Produk yang dipamerkan meliputi kopi specialty, kakao, keripik kentang, serta berbagai produk makanan olahan.
General Manager PT Pareto Estu Guna Mochamad Pujiono mengatakan keikutsertaan pada KIE 2026 memberikan dampak positif promosi produk keripik kentang. Ia mengapresiasi dukungan Atase Dagang RI Seoul yang memfasilitasi penjajakan bisnis dengan calon pembeli.
"Produk kami mendapat antusiasme tinggi dari pengunjung pameran. Selain itu, kami juga mengikuti tujuh sesi penjajakan bisnis dengan potensi transaksi sekitar USD260 ribu," ujar Pujiono.
Direktur Utama YUJIN FNB Co., Ltd. Seo Byeong Oh menilai KIE 2026 efektif memperkuat kerja sama dengan eksportir Indonesia. Menurutnya, Indonesia telah menjadi mitra pemasok penting bagi perusahaannya sejak 2012.
"Melalui penjajakan bisnis, kami dapat berdiskusi mengenai spesifikasi produk, kapasitas produksi, persyaratan impor. Hingga peluang pengembangan produk sesuai kebutuhan pasar Korea," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....