Ciptakan Lapangan Kerja, KemenEkraf Dorong Pengembangan Industri Kreatif

  • 27 Nov 2024 12:23 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Kementerian Ekonomi Kreatif mendorong pengembangan industri kreatif guna menciptakan lapangan kerja yang berkualitas. Hal ini juga dilakukan untuk menuju Indonesia Emas 2045.

“Dalam 10 tahun terakhir serapan tenaga kerja di sektor ekonomi kreatif naik dua kali lipat menjadi 24,92 juta. Nilai tambah ekraf juga naik hingga Rp1.414 triliun," kata Menteri Ekraf Riefky Harsya dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu (27/11/2024).

Capaian tersebut, kata Riefky, membuat pemerintah Presiden Prabowo menempatkan ekonomi kreatif sebagai core business yang mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Karena itu, hal tersebut tertuang didalam visi-misi Asta Cita pemerintahan Prabowo-Gibran.

"Presiden Prabowo pasti mempunyai keinginan yang besar untuk mengembangkan ekonomi kreatif ke depan. Kami meyakini bahwa arahan Asta Cita itu sebagai upaya untuk mempersiapkan ekonomi kreatif agar bisa menjadi new engine of growth bagi perekonomian nasional," ucap Riefky.

Oleh karena itu, Kementerian Ekonomi Kreatif berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menguatkan ekosistem ekonomi kreatif yang tepat sasaran. Riefky mengatakan bahwa program yang tepat sasaran tersebut di antaranya menetapkan quick wins.

Sementara, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf mengapresiasi langkah-langkah yang telah diambil Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif. Ia menilai, keduanya telah menempatkan landasan yang kuat dalam langkah-langkah penguatan ekonomi kreatif ke depan.

"Saya punya emotional attachment dengan ekonomi kreatif, dan saya merasa mendapat kesan yang sangat baik, sangat menggembirakan, dan penuh dengan energi. Apa yang dijelaskan dalam satu bulan ini saja saja sudah sangat menjanjikan, (Kemenekraf) sudah berada di jalur yang benar," kata Triawan Munaf.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....