Lingkungan Sosial Ekonomi Menentukan Partisipasi Milenial saat Pemilu
- 16 Mei 2023 12:37 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Faktor sosial dan ekonomi menjadi faktor penting untuk mendorong partisipasi pemilih pemula dalam Pemilu 2024 mendatang. Kondisi sosial ekonomi yang baik akan mendorong partisipasi pemilih pemula yang baik pula.
"Kondisi sosial ekonomi faktor pertama penyebab partisipasi pemilih khususnya pemula. Sosial dan ekonomi yang baik akan berpengaruh pada partisipasi pemilih pemula yang baik pula," ucap Akadmeisi Universitas Krisnadwipayana Jakarta, Ardiansyah saat dialog interaktif di studio RRI Banten, Ciracas Kota Serang, Selasa (16/5/2023).
Selain itu, kata dia faktor lain yang menentukan partisipasi pemilih pemula adalah dari lingkungan keluarga. Misalnya pilihan orang tua akan mendorong anak untuk melakukan pilihan dalam Pemilu.
"Melalui pilihan politik orang tua, maka anak akan tergerak. Afiliasi politik orang tua akan mempengaruhi milenial dalam partisipasi Pemilu. Selain itu ppengalaman organisasi juga berpengaruh akan mendorong persepsi poltiik yang baik dan mau ikut memilih," katanya.
Karenanya, Ardiansyah mendorong agar penyelenggara Pemilu KPU dan Bawaslu harus memiliki strategi berbeda untuk memberikan pemahaman Pemilu kepada generasi milenial.
"Sekarang strategi KPU dalam sosialisasi kepada pemilih pemula sangat penting. Mereka dalam menjalankan tugasnya harus memiliki berbagai strategi dan memprioritaskan pemilih pemula. Misalnya melakukan sosialisasi dengan cara-cara modern melalui Medsos," ujarnya.
Wakil Presiden Mahasiswa UIN SMH Banten, Dedi Setiawan mengamini apa yang disampaikan akademisi Universitas Krisnadwipayana Jakarta, Ardiansyah. KPU dan Bawaslu harus memanfaatkan media sosial untuk menyampaikan pesan Pemilu.
"Karena saat ini para pemilih pemula itu sangat tergantung kepada handphone, maka sosialisasinya harus lebih modern," ucap Dedi.
Dalam Pemilu nanti, Dedi berharap adanya perubahan sistem yang lebih baik di Indonesia. Karena generasi muda sangat ingin ada perbaikan.
"Karena harapannya generasi muda tak ada lagi kesalahan yang diulangi. Biasanya milenial banyak harapan yang ingin dirasakan. Dan ketertarikan Pemilu akan tinggi apabila sosialisasinya dapat tersampaikan kepada generasi muda," ujar Dedi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....