Bawaslu Temukan Ratusan Pemilih di Pandeglang Tidak Tercoklit

  • 10 Mar 2023 11:37 WIB
  •  Banten

KBRN, Pandeglang: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pandeglang menemukan sejumlah persoalan selama tahapan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) yang dilakukan oleh Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih). Salah satu temuan itu yakni didapati ratusan pemilih dibeberapa kecamatan tidak tercoklit.

Koordinator Divisi Pencegahan dan Humas Bawaslu Pandeglang, Karsono menyebut, satu pekan setelah proses Coklit berjalan, Bawaslu menemukan sedikitnya 150 pemilih tidak tercoklit.

Baca juga:

Bawaslu Minta Masyarakat Terlibat Awasi Coklit

“Kami menemukan beberapa pemilih yang terlewat di-Coklit. Sehingga dalam kurun 1 minggu pertama, kami merekomendasikan 150 pemilih yang terlewat agar dilakukan Coklit kembali oleh Pantarlih. Jumlah itu bisa jadi bertambah, karena saat ini pihaknya masih melakukan rekapitulasi,” ujarnya, Jumat (10/3/2023).

Selain itu, Bawaslu juga menemukan pemilih yang terdaftar dalam satu Kartu Keluarga (KK), namun lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS)-nya berbeda. Padahal warga dalam satu KK harus ditempatkan di TPS yang sama. Hal ini sesuai dalam PKPU Nomor 7 Tahun 2023 tentang Perubahan Atas PKPU 7 Tahun 2022 tentang Penyusunan Daftar Pemilih Dalam Penyelenggaraan Pemilu dan Sistem Informasi Data Pemilih.

“Kami menemukan pemilih dalam 1 KK beda TPS. Padahal dalam aturan tidak boleh. Itu kami temukan dalam beberapa kecamatan sehingga TPS jauh dari tempat tinggalnya,” kata dia.

Baca juga:

Segera Berakhir, Coklit di Kabupaten Serang Sudah 79 Persen

Karsono menjelaskan, temuan itu sudah disampaikan ke KPU agar dilakukan coklit kembali oleh Pantarlih selama proses Coklit masih berlangsung. Bahkan dia menegaskan, akan melakukan gerakan audit serentak untuk memastikan semua penduduk yang memenuhi syarat, tercatat sebagai daftar pemilih untuk Pemilu 2024 mendatang.

“Kalau pemilih hasil temuan Bawaslu sudah disampaikan ke KPU untuk diselesaikan selama tahapan Coklit berlangsung. Setelah masa Coklit selesai, kami akan melakukan gerakan audit serentak, mungkin sehari setelah Coklit selesai,” ucap Karsono.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....