Pemerintah Pandeglang Intensifkan Vaksinasi Ternak untuk Cegah PMK

  • 25 Jan 2025 07:48 WIB
  •  Banten

KBRN, Pandeglang: Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Pandeglang, Wahyu Widian Widayanti mengatakan, Pandeglang kembali memperkuat langkah pencegahan penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) dengan mengintensifkan vaksinasi ternak.

Wahyu menyebutkan, vaksinasi dilakukan untuk menjamin kesehatan hewan ternak menjelang momen Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), seperti Iduladha.

Baca juga: Kementan Salurkan 3.600 Dosis Vaksin PMK ke Pandeglang

“Di Januari 2025, Provinsi Banten diberi tanggung jawab untuk melaksanakan vaksinasi sebanyak 1.200 dosis. Kabupaten Pandeglang telah melaksanakan 350 dosis vaksinasi pada sapi, kerbau, kambing, dan domba,” kata Wahyu dalam dialog pagi di RRI Banten, Jumat (24/1/2025).

Wahyu menyebut vaksinasi dilakukan terutama pada ternak yang dilintaskan ke Pandeglang, mengingat daerah ini bukan penghasil ternak. Ia mengatakan, banyak ternak yang masuk berasal dari daerah zona merah PMK seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Lampung, dan Jawa Barat.

“Langkah-langkah seperti penerbitan surat keterangan kesehatan hewan (SKKH), pengecekan kesehatan, dan vaksinasi diutamakan untuk mencegah penyebaran virus,” katanya.

Pemkab Pandeglang juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan jika menemukan gejala PMK pada ternak, seperti keluarnya air liur berlebih, sariawan di mulut, serta luka pada kuku.

Baca juga: Tinjau Lapak Kurban, Irna Pastikan Hewan yang Dijual Bebas PMK

“PMK tidak menular ke manusia, tetapi sangat berdampak pada produktivitas ternak. Maka, biosecurity di kandang dan pemberian pakan yang baik sangat penting,” ucap Wahyu.

DPKP Pandeglang juga telah membentuk tim vaksinator dan akan terus menyosialisasikan langkah pencegahan, termasuk menjaga kebersihan kandang dan ternak. Hingga Januari 2025, Pandeglang berhasil mempertahankan status nol kasus PMK.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....