Bupati Gerah, Sengkarut Gaji Pemain Persikab Tak Selesai
- 19 Mar 2023 09:08 WIB
- Bandung
KBRN, Soreang : Bupati Dadang Supriatna sepertinya sudah gerah dengan masalah yang menimpa Persikab, terutama terkait tunggakan gaji pemain yang tak kunjung diselesaikan oleh manajemen.
Saat menghadiri pelantikan pengurus Askab PSSI Kabupaten Bandung periode 2023-2027, Sabtu (18/3/2023) malam, Bupati mengakui dirinya sering mendapat DM ( Direct Massage ) di media sosialnya yang menanyakan mengenai sengkarut gaji pemain Persikab itu.
" Maenya kudu diambil alih wae kitu ku saya Persikab teh," tandas Bupati.
Penegasan Bupati Dadang Supriatna itu pun sontak disambut tepuk tangan riuh dari insan sepakbola Kabupaten Bandung yang hadir pada acara pelantikan pengurus Askab PSSI tersebut.
Bupati bahkan tidak segan mengajak manajemen Persikab untuk duduk bersama, termasuk tidak gengsi mengakui jika mereka mendapatkan kesulitan masalah keuangan.
" Bila perlu saya akan mengundang para pemegang saham untuk duduk bersama agar tidak ada hambatan. Jangan gengsi, kalau misalnya anggaran kurang stabil atau apa kita bicarakan, kita cari solusi. Karena saya mendorong Persikab untuk lolos ke Liga 1 ini tidak main-main," papar Bupati yang karib disapa Kang DS itu.
Meski tidak ada angka pasti terkait berapa bulan gaji pemain yang belum dibayarkan karena versi berbeda antara pemain dan manajemen, sengkarut itu menjadi kampanye pemberitaan yang buruk buat Persikab.
Langkah Bupati Bandung yang akan segera menyelesaikan sengkarut di tubuh Persikab itu diapresiasi mantan pemain Persikab, Zainal Mutaqien.
Menurut pemain lincah yang memperkuat Persikab di era musim 1994 - 1995 itu, masalah yang melilit tim kebanggaan warga kabupaten Bandung harus segera diselesaikan.
" Sebagai mantan pemain tentu saya prihatin ya. Dulu tidak pernah ada masalah seperti ini. Kasihan karena gajinya tertunggak kan dapur pemain dan keluarganya terganggu. Pemain bola kan penghasilannya dari bola. Mudah-mudahan segera ada solusi dan gaji pemain dibayarkan sesuai kontrak yang sudah ditandatangani," kata Zainal Mutaqien.
Jika masalah ini dibiarkan berlarut-larut tanpa ada kepastian penyelesaiannya, maka akan berdampak negatif untuk Persikab.
" Ya pasti berdampak lah. Kedepan Persikab akan sulit merekrut pemain. Karena mereka pasti berfikir dan takut hak-haknya atau gajinya kembali bermasalah. Pemain pasti berfikir beberapa kali untuk bergabung dengan Persikab," tegas Zainal Mutaqien.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....