Dukungan Anggaran Belum Ada, Operasional KMP Tidak Optimal
- 22 Jul 2025 09:04 WIB
- Bandung
KBRN, Tasikmalaya : Koperasi Merah Putih (KMP) telah diluncurkan secara simbolis oleh Presiden Prabowo, Senin (31/7/2025). Akan tetapi implementasi KMP di daerah seperti Kota Tasikmalaya, belum sepenuhnya berjalan.
Hal ini disebabkan sejumlah kendala, terutama modal. Dukungan anggaran yang belum ada dari pemerintah menjadi penghambat utama implementasi KMP di kelurahan.
Ketua Koperasi Merah Putih Kelurahan Argasari, Iman Hidayat, menyebut belum adanya dukungan anggaran dari pusat menjadi salah satu penghambat utama.
Baca juga: Bupati Bandung: Pengurus Koperasi Merah Putih Harus Profesional
“Simpanan pokok dan sukarela dari anggota belum maksimal. Untuk operasional awal, kami berencana menggunakan dana sukarela dulu,” katanya, Selasa (22/7/2025).
Maka Ia berharap, dukungan anggaran segera ada, agar KMP bisa berjalan optimal dalam waktu dekat. Fokus koperasi nantinya, bukan hanya simpan pinjam, melainkan mendukung usaha produktif warga.
“Dana koperasi diharapkan dipakai untuk usaha warga, bukan sekadar disimpan. Tapi kami tentunya harus hati-hati karena ini menyangkut kepercayaan dan dana masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu Lurah Argasari, M Ridwan Riksoni, mengatakan, lproses pendampingan koperasi masih berjalan dan pengawasan dari kelurahan baru efektif setelah koperasi beroperasi. Struktur kepengurusan harus murni dari warga setempat dan tidak memiliki ikatan keluarga.
“AD/ART masih kami susun. Untuk pengawasan kami lakukan bersama secara bertahap,” ucapnya.
Meski KMP telah terbentuk, sejumlah tantangan teknis masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemkot Tasikmalaya. Sehingga koperasi-koperasi ini, benar-benar berfungsi sebagai penopang ekonomi masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....