Warga Komplek Gadobangkong Manfaatkan Maggot dalam Pengolahan Sampah
- 29 Nov 2024 15:26 WIB
- Bandung
KBRN, Bandung Barat: Sebuah survei dilakukan pada perumahan modern yang berlokasi di Desa Gedobangkong Kecamatan Ngamprah, KBB pada jumlah sampah yang dihasilkan perhari, pengolahan sampah yang dilakukan dan presepsi masyarakat terhadap pengolahan sampah organik menggunakan maggot dalam lingkungan perumahan. Perumahan Nevada Downtown dan Eureka adalah perumahan yang ditempati oleh sekitar 150 keluarga.
"Selain itu, terdapat 80% keluarga disini adalah keluarga muda dengan rentang umur 25-45 tahun. Sampah yang dihasilkan per rumah per hari sekitar 1 plastik medium (55%) atau 1 plastik kecil (35%). Namun, 93% bergantung pada jasa pengangkut sampah perumahan untuk membuang sampahnya. Warga menyadari pentingnya memilah sampah dan ditunjukkan dengan 55% warga telah melakukan pemilahan sampah," ungkap ungkap Dr. Indria Herman selaku Dosen Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara, FTMD kepada RRI melalui pesan singkatnya, Jumat (29/11/2024).
"66% warga setuju dengan pengolahan sampah organik dan bersedia untuk menggunakan fasilitas tersebut jika ada. Walaupun populer di lingkungan pengolahan sampah organik, banyak masyarakat yang belum yakin atau belum cukup informasi mengenai pengolahan sampah menggunakan BSF sehingga tidak sedikit yang khawatir akan dampaknya terutama karena banyak anak-anak di komplek," ujarnya.
Sebagai langkah awal untuk memulai pengolahan sampah di komplek perumahan, tim ITB yang diketuai oleh Dr. Indria Herman dari Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) bersama dengan Dr. Ramadhani Eka Putra dari Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH), Dr. Slamet Riyadi dan Dr. Intan Prameswari dari Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD), dan Dr. Suhendri dari Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK), mencoba untuk menggabungkan fasilitas umum dengan fasilitas pengolahan sampah.
"Bedengan (Raised Bed) dipilih sebagai bentuk integrasi yang cocok karena fasum dapat dihiasi oleh bunga juga dibarengi oleh pengolahan sampah organik yang akan menjadi makanan dari tanaman tersebut. Kegiatan ini perlu dilengkapi oleh sosialisasi pengolahan sampah organik di masyarakat dengan baik. Walaupun hal ini belum sempurna, namun ini adalah langkah awal untuk dapat mengurangi volume sampah ke TPA juga untuk menjaga lingkungan kita," pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....