Pemkot Bandung Serius Benahi Pasar dan Sampah
- 26 Jun 2025 09:57 WIB
- Bandung
KBRN, Bandung; Pemerintah Kota Bandung menunjukkan komitmen serius dalam menyelesaikan persoalan pasar dan sampah yang menahun di sejumlah titik, salah satunya di Pasar Cihaurgeulis. Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Yustisi, turun langsung menanggapi keluhan pedagang dan warga.
“Saya diberitahu langsung oleh para penghubung pasar yang datang ke rumah, meminta agar permasalahan pasar di Bandung bisa segera diselesaikan,” ujar Erwin saat menjadi narasumber dialog publik di RRI Bandung, Kamis (26/6/2025).
Erwin mengaku langsung mendatangi Pasar Cihaurgeulis dan menemukan tumpukan sampah setinggi 4 meter. Dalam waktu singkat, ia memerintahkan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) untuk mengangkut sampah tersebut.
Baca juga:Ribuan Warga Kota Cimahi Terdampak Penonaktifan Peserta PBI
“Alhamdulillah, dalam semalam berhasil diangkut 16 truk sampah dan pasar kini sudah bersih. Saya langsung kembali ke pasar untuk melihat langsung progresnya,” katanya.
Selain sampah, Erwin menyoroti mangkraknya pengelolaan pasar selama delapan tahun terakhir. Pasar yang dulunya dihuni lebih dari 500 pedagang, kini hanya tersisa sekitar 200 pedagang aktif. Sisanya kolaps akibat buruknya manajemen.
Ia pun meminta agar lahan bekas tumpukan sampah dijadikan lahan parkir sementara guna mengurangi kemacetan. “Saya minta agar parkir tidak lagi di pinggir jalan. Pengunjung yang hendak berbelanja harus diarahkan ke dalam,” katanya.
Erwin juga menyampaikan bahwa pedagang ingin segera menempati gedung baru pasar. Ia meminta agar prioritas diberikan kepada pedagang lama, bukan pedagang baru.
“Saya tidak setuju kalau pasar ini dikerjasamakan dengan pihak ketiga. Kalau itu terjadi, harga sewa pasti akan naik dan akan memberatkan pedagang,” ucapnya.
Erwin mengutarakan, pasar masih layak digunakan dan bisa langsung difungsikan. Pemerintah Kota juga mempertimbangkan untuk memberikan dukungan modal bagi pedagang yang terdampak agar bisa kembali berjualan.
Selain membenahi Pasar Cihaurgeulis, Erwin juga menargetkan penutupan titik-titik kumpul sampah ilegal di Bandung. “Ada 136 titik kumpul sampah yang tidak resmi dan harus segera ditertibkan. Nantinya, sampah akan diproses di PSA untuk dimusnahkan,” jelasnya.
Erwin menyampaikan bahwa selama bertahun-tahun, pengelolaan sampah di pasar-pasar tradisional menjadi persoalan yang tak kunjung selesai, bahkan sampai menimbulkan gangguan kesehatan.
“Bayangkan, selama 2-3 tahun warga hidup dengan bau sampah. Bahkan ada yang sampai meninggal karena sesak napas,” ungkapnya.
Erwin berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan secara menyeluruh, demi kenyamanan dan kesehatan warga serta kebangkitan ekonomi para pedagang pasar tradisional.
"Terus melakukan perbaikan secara menyeluruh, demi kenyamanan dan kesehatan warga serta kebangkitan ekonomi para pedagang pasar," tandasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....