• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polri

Pemain Narkoba Eks Segiri Kembali Dibekuk BNNK Samarinda

28 November
10:38 2019
0 Votes (0)

KBRN, Samarinda : Eks bandar narkoba disekitar komplek pasar segiri Kota Samarinda kembali membuat ulah. Setelah beroperasinya posko segiri bersinar yang mempersempit ruang gerak menjalankan bisnisnya, kini mereka mulai membuka usaha loket baru di beberapa lokasi lain di Kota Samarinda.

Sebelumnya, Rabu (11/9/2019) BNN Kota Samarinda menggerebek rumah kontrakan di Jalan Merak Gang 1 yang digunakan untuk berjualan narkoba dan Rabu (27/11/2019) BNN Kota Samarinda kembali menggerebek rumah di Jalan AM Sangaji Gang Akas juga digunakan untuk berjualan narkoba. Kedua lokasi ini secara geografis masih berdekatan dengan komplek pasar segiri. Namun modus operasinya sedikit berbeda, jika di Jalan Merak Gang 1 mereka menggunakan handy talki untuk mengawasi pergerakan petugas, di Jalan Am Sangaji Gang Akas mereka melengkapi loket penjualan barang haramnya dengan kamera tersembunyi (CCTV). Meski modus operandinya berbeda, Penyidik BNN kota Samarinda menengarai pemainnya orang yang sama, yaitu eks para bandar narkoba yang dulunya beroperasi di pasar segiri. 

"Pemainnya masih orang yang sama ya. Ini membuktikan tidak ada jeranya, meski sudah di gerebek puluhan kali" Kata Kepala BNN kota Samarinda AKBP Siti Zaekhomsyah saat ditemui dikantornya, Kamis (28/11/2019). 

Siti menjelaskan, pihaknya juga sudah mendalami kepemilikan rumah yang digunakan untuk berjualan narkoba ini. Jika statusnya rumah kontrakan, pihaknya akan kembali memanggil pemilik rumah untuk dilakukan pembinaan. Namun, jika terbukti pemilik rumah ikut terlibat maka akan diproses. 

Dari hasil pengungkapan loket penjualan narkoba ini, menurut Siti, petugas BNN Kota Samarinda mengamankan 3 orang penjaga loket. Rusdiyanshah (35), Hamka (30) dan Hermansyah (36). 

Sementara pemasok narkoba atas nama Bahrul warga RT 27 komplek pasar segiri, berhasil meloloskan diri dengan terjun ke sungai karang mumus. Saat ini statusnya buron BNN kota Samarinda. 

Dari penggerebekan ini, BNN kota Samarinda berhasil mengamankan barang bukti yang di duga milik Bahrul berupa 12 poket diduga sabu dengan berat 40,56 gram/bruto, 4 bungkus plastic cetik, 6 sendok penakar dari sedotan, 3 buah HP, 1 buah timbangan digital, Uang tunai Rp 430.000, 1 Kotak vaping, 1 Kotak kertas bertulis jaguar, 2 buah sajam, 1 buah kamera CCTV, serta1 buah layar TV merk polytron.

Sementara itu, Kasi Pemberantasan BNN kota Samarinda Risnoto menambahkan, pengungkapan loket penjualan narkoba ini sedikit menyulitkan karena ada indikasi para bandar ini juga melibatkan warga sekitar. 

"Informasinya setiap bulan ada nominal uang yang di bagikan pada masing-masing warga yang tinggal di sekitar loket. Namun kebenarannya masih kita dalami" pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00