• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kesehatan

Tim Penggerak PKK Kubar Berikan Layanan Kesehatan bagi Anak Berkebutuhan Khusus

25 October
16:03 2019
1 Votes (5)

KBRN, Sendawar: Untuk ke-dua kalinya, Tim Penggerak PKK Kabupaten Kutai Barat (Kubar) melalui Kelompok Kerja (Pokja) Empat, kembali memberikan pelayanan kesehatan bagi Guru dan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Kubar, Kampung Mencimai Kecamatan Barong Tongkok, Jumat (25/10/2019).

Ketua Tim Penggerak PKK Kubar Yayuk Seri Rahayu Yapan, melalui Wakil Ketua II Kresensia Rikam kepada RRI mengatakan, Pemeriksaan kesehatan ini dilakukan dalam rangka meningkatkan rasa kepedulian dan kepekaan sosial masyarakat serta wujud nyata gerakan Tim Penggerak PKK dalam mendukung Program Pemerintah guna memberikan pelayanan kesehatan yang merata kepada seluruh Masyarakat di Bumi Tanaa Purai Ngeriman.

“Ya ini kita ikut berpartisipasi meningkatkan kesehatan masyarakat. Jadi melalui pemeriksaan kesehatan ini bisa membantu anak-anak berkebutuhan khusus ini mengerti bahwa begitu pentingnya kesehatan bagi diri mereka, karena itu adalah hak semua orang termasuk mereka ini. Mudah-mudahan nanti mereka bisa menceritakan ini didalam masyarakat, sehingga masyarakat sadar akan pentingnya kesehatan dan sangat mahal harganya,”katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Koordinator Pokja IV Tim Penggerak PKK Kubar Sumiati menjelaskan, Pemeriksaan kesehatan ini dilaksanakan bekerjasama dengan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Barong Tongkok, meliputi Pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh bagi anak-anak dan tiga jenis pemeriksaan deteksi dini usia 15-59 tahun bagi para guru di SLB tersebut.

“Pelayanan ini tidak hanya kepada anak didik saja, namun juga kepada bapak ibu guru. Inikan ada pelayanan dokter umum, dokter gigi untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh mulai hidung, mulut, gigi, kuku dan sebagainya untuk anak-anak. Nah untuk guru, kita juga bawa tenaga analis melakukan tiga pemeriksaan deteksi dini pada usia 15 sampai 59 tahun, yaitu Asam Urat, Kolesterol dan Gula Darah,”jelasnya

Pemeriksanaan, ini lanjut Sumiati dilakukan langsung dengan memberikan tindakan, seperti pemberian obat dan rujukan ke-Puskesmas jika ada yang perlu mendapatkan pelayanan kesehatan lanjutan.

Ia menambahkan, jika berkaca dari pengalaman kegiatan yang sama di SLB tersebut pada tahap pertama, ditemukan beberpa kasus anak yang harus mendapat rujukan ke-Puskesmas, diantaranya mengalami gangguan pendengaran dan masalah kesehatan gigi.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00