• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pemerintahan

Bupati Kukar : Pelayanan KB Bantu Kendalikan Jumlah Penduduk

12 October
13:55 2019
0 Votes (0)

KBRN, Samarinda : Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Timur berkejasama dengan beberapa perusahaan terkait memberikan pelayanan KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) kepada warga Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Sabtu (12/10/2019).

Koordinator Lapangan PLKB Kecamatan Tenggarong Seberang Triwiyono menjelaskan, pelayanan yang berlangsung hari ini melayani kurang lebih sebanyak 200 akseptor yang berasal dari daerah setempat.

Dari 200 akseptor itu, Warga Desa Bangun Rejo lebih banyak memilih KB jenis Implant daripada jenis KB MKJP lainnya.

“Untuk bulan ini ada 200 yang sudah terscrening dan jadi 200 dilayani pada hari ini, 145 implant se Tenggarong Seberang jadi jumlah sesuai dengan data-data pelayanan tahun-tahun sebelumnya Walaupun ada akseptor yang baru, kemudian IUD ada 45 akseptor dan ada penambahan-penambahan jadi kurang lebih 200 an”kata Triwiyono.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah juga meninjau secara langsung pelayanan KB yang diberikan kepada masyarakatnya.

Dirinya mengatakan, dalam pelayanan KB kepada warga ini merupakan suatu wujud dalam mengendalikan penduduk dari angka kelahiran, meskipun warga Kaltim banyak berasal dari daerah luar atau migrasi. Apalagi, Kaltim dipilih menjadi Ibukota Negara RI.

“Ya salah satunya melalui keluarga berencana, kami bersinergi dengan Kantor Wilayah BKKBN Kaltim. Bentuk-bentuk seperti ini kan salah satu dari langkah-langkah konkrit yang dilakukan bagaimana kita terus memberikan edukasi mensosialisasikan program Keluarga Berencana. Keluarga Berencana ini kan 10 tahun yang lalu hampir tidak terdengar di tengah-tengah masyarakat dan sekarang sekarang kan sudah ramai berlaku lagu Keluarga Berencana itu kalau 10 tahun yang lalu kan nggak ada hilang itu ini sudah dikembalikan lagi”ujar Edi.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim Eli Kusnaeli menyebutkan BKKBN tidak hanya melayani masalah penyediaan dan pemasangan Alat Kontrasepsi (Alkon) tetapi juga memberikan pendidikan kepada Sumber Daya Manusia (SDM), dimulai dari dini melalui Bina Keluarga Balita (BKB) hingga Bina Keluarga Remaja (BKR) agar Indonesia dapat selalu menciptakan SDM yang unggul dan mandiri.

“Jadi KB itu bukan hanya kontrasepsi, kontrasepsi hanya bagian dari upaya kita untuk mewujudkan keluarga kecil yang bahagia sejahtera, tetapi yang lebih penting bagaimana kita mewujudkan keluarga berkualitas, nah oleh itu pendidikan keluarga menjadi penting. Kita mengembangkan kegiatan Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR), Bina Keluarga Lansia (BKL) dan penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja, sehingga pada saatnya nanti para remaja itu menikah ia menyiapkan kelahiran untuk 1000 pertama hari kehidupan itu sudah disiapkan dengan baik, itu sangat penting sebab itu semuanya kita siapkan sehingga pada saatnya nanti kita sudah siap”jelas Eli.

Diketahui dalam kegiatan ini juga turut didukung oleh beberapa Perusahaan yang memiliki program CSR, salah satunya PT.Gerbang Daya Mandiri.

Unit Pelaksana Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat PT Gerbang Daya Mandiri Sutadi mengaku siap membantu beberapa program Pemerintah melalui program CSRnya, terutama dalam bidang pemberdayaan masyarakat.


tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00