• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pemerintahan

BKKBN : 80 Persen Dokter Umum Indonesia Belum Memahami MKJP

10 October
09:46 2019
0 Votes (0)

KBRN, Samarinda : Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Timur memberikan pelatihan Pra Tugas bagi Institusi Pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman Samarinda yang ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Perwakilan BKKBN Kaltim dan Fakultas Kedokteran Unmul yang berlangsung di Teaching Center Fakultas Kedokteran Unmul Jalan Anggur Samarinda, Kamis (10/10/2019).

Seusai membuka kegiatan, Direktur Bina Kesetaraan KB Jalur Swasta BKKBN RI  Widwiono mengatakan sekitar 80 persen dokter umum di Indonesia belum memahami dalam mengimplementasikan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) seperti IUD dan Implant.

Dengan adanya kerjasama ini, dirinya berharap keterampilan Dokter kedepan dalam menerapkan MKJP kepada para pasangan usia subur, khususnya yang berada di wilayah Kalimantan Timur.

“Kami kerjasama dengan fakultas kedokteran karena sama-sama menguntungkan nih, kami butuh program terus fakultas kedokteran butuh aseptor. Jadi supaya mahasiswa atau Dokter muda FK Unmul ini terampil khususnya di bidang insersi IUD dan Implant kita akan bersama-sama untuk melatih dengan anggaran kami, kemudian kami siap menyiapkan ak=septornya dan menyiapkan alat kontrasepsinya untuk operasionalnya dan FK Unmul sendiri menyiapkan mahasiswanya atau SDM nya”kata Widwiono.

Widwiono menjelaskan sudah ada 33 Fakultas Kedokteran yang bekerjasama dengan BKKBN dalam penguatan penggunaan kontrasespi bagi pasangan usia subur dari 87 Falkultas Kedokteran se Indonesia.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00