• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pemerintahan

HUT PMI Ke-74, DPRD Kaltim : PMI Andalan Warga Benua Etam

17 September
10:04 2019
0 Votes (0)

KBRN, Samarinda : Di hari Jadi Palang Merah Indonesia (PMI) ke-74, PMI masih menjadi andalah warga Kalimantan Timur.

“terutama ketersediaan darah bagi masyarakat yang selama ini tentu andalannya warga adalah PMI,” Kata Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Yakub di Samarinda.Selasa(17/9/2019)

Rusman Berharap Di hari Palang Merah Indonesia ke 74 yang jatuh pada hari ini , kiprah dan peran PMI dapat lebih besar lagi untuk warga Kalimantan Timur. Sarana dan prasarana juga harus dapat memudahkan hingga memberikan rasa nyaman bagi warga yang ingin mendonorkan darahnya di PMI, selain itu Rusman juga mengharapkan ada inovasi-inovasi yang baru yang dicipkatakan oleh PMI guna mewujudkan tujuh prinsip dasar Gerakan Internasional Palang Merah dan Bulan sabit merah yaitu kemanusiaan, kesamaan, kesukarelaan, kemandirian, kesatuan, kenetralan, dan kesemestaan.

“ harapan kita kedepan PMI sebagai organisasi sosial kemanusiaan tentu menantikan kiprahnya yang lebih banyak lagi lebih besar lagi bai masyarakat nah untuk itu kita harapkan adanya pengembangan dan program dan kegiatan pelayanan,” Tanda Ketua DPW Partai P3 Kaltim ini

Sementara itu salah satu warga Kaltim Muji di hari jadi PMI ini mengkrtitisi souvenir yang diberikan kepada pendonor jangan mie instan namun bisa dalam bentu susu, biscuit dan lainnya .

“ saya mengkritisi mbo ya PMI itu jangan memberikan tanda terimakasih mie insan itukan nda sehat cari yang lain lah,” Minta Muji warga Kaltim

Palang Merah Indonesia adalah sebuah organisasi perhimpunan nasional di Indonesia yang bergerak dalam bidang sosial kemanusiaan oleh warga dapat terus netral dan  tidak memihak pada suatu golongan, politik, ras, suku ataupun agama tertentu. Palang Merah Indonesia dalam pelaksanaannya juga tidak melakukan pembedaan tetapi mengutamakan korban yang paling membutuhkan pertolongan segera untuk keselamatan jiwanya. (etha)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00