• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Kementerian LHK Apresiasi Sineas Dunia Angkat Isu Lingkungan

30 May
22:32 2016
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta : Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) sangat mengapresiasi diangkatnya isu-isu lingkungan secara khusus dalam International Film Festival for Environment, Health and Culture (IFFEHC) 2016.

Apresiasi tersebut disampaikan oleh Kepala Biro Humas Kementerian LHK, Novrizal, pada Malam Penganugerahan pemenang IFFEHC 2016 di Planet Hollywood Jakarta, Senin (30/5/2016) malam.

Menurut dia, festival film ini merupakan suatu inspirasi yang bisa mengubah dunia, di mana titik tolaknya adalah persoalan-persoalan lingkungan, dan bukan persoalan ideologi. Apalagi mengingat besarnya ancaman terhadap peradaban manusia akibat perubahan iklim (climate change). Perubahan Iklim sendiri telah menjadi antitesa atau tantangan bagi negara-negara di dunia, baik negara-negara maju maupun negera-negara sedang berkembang.

"Untuk itulah, kami sangat menghargai upaya para sineas internasional yang mengangkat isu-isu lingkungan dalam IFFEHC tahun ini," ujarnya.

Lebih lanjut Novrizal menjelaskan, Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang sangat luar biasa di dunia, antara lain Komodo yang hanya ada di Pulau Komodo dan Pulau Rinca, serta Badak Jawa yang jumlahnya sangat langka. Selain itu masih ada satwa langka lainnya yang dilindungi secara khusus oleh pemerintah.

"Karena itulah, pemerintah sangat tegas melawan kejahatan perdagangan satwa liar yang dilindungi secara ilegal," tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Novrizal juga mengajak semua pihak, termasuk para sineas asing, untuk mengunjungi 51 Taman Nasional yang ada di Indonesia, yang masing-masing memiliki keunikan tersendiri.

"Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sedang menggalakkan program 'Ayo ke Taman Nasional', yang diharapkan dapat menjadi salah satu modal bagi Indonesia untuk menjadi negara maju di dunia di masa yang akan datang," pungkasnya. (Heri.F/HF)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00