• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

BANJARNEGARA

Desa Glempang Banjarnegara Siap Menjadi Desa Wisata Agro

2 February
18:00 2016
0 Votes (0)

KBRN, Banjarnegara: Desa Glempang, Kecamatan Mandiraja Kabupaten Banjarnegara saat ini tengah bersiap untuk menjadi desa Agrowisata, dengan obyek unggulan kebun durian.

Saat ini, tanaman durian yang mulai ditanam pada tahun 2011 lalu di tanah seluas 5,5 hektar mulai berbuah. Dan untuk pengembangannya ke depan, pemerintah desa bersama Bappeda, Dinas Pertanian, dan Dinbudpar tengah merencanakan pengembangan agrowisata dengan membangun berbagai fasilitas tambahan seperti gazebo dan lainya.

Kabid Pariwisata pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banjarnegara, Yusuf Winarsono / Selasa (2/2/2016) mengatakan, upaya mengembangangkan Glempang sebagai desa wisata, mulai dirintis pada tahun 2011 dengan penanaman 700 pohon durian berbagai jenis pada kebun seluas 5,5 hektar.

Pencananganya secara formal dilakukan oleh Bupati dan Wakil Bupati.  Oleh karena pola tanamannya homogen pada suatu tempat, tahun berikutnya mendapat tambahan tanaman Durian dari Dinas Pertanian.

Selain di kebun buah, tanaman ini juga menyebar ditanam di tanah-tanah milik warga sehingga pohon durian bisa ditemui di hampir semua kebun warga.

“Berdasarkan pencacahan yang dilakukan oleh Pokdarwis desa setempat, sekarang ini terdapat lebih dari 1000 pohon durian. Varietasnya terdiri dari Montong, Mimang, Cani, dan Kamun. Pada panen perdana tahun ini harga jual per kilogramnya mencapai Rp 30 ribu per kilo” katanya.

Menurutnya, obyek wisata ini unik dan tidak ada di tempat lain di Banjarnegara. Selain itu,  desa Glempang mempunyai dukungan akses jalan yang sudah bagus menuju lokasi desa.

“Untuk menjadi desa wisata yang baik, dua keuntungan tersebut harus didukung adanya kelembagaan yang baik dan partisipasi warga desa. Tanpa adanya partisipasi warga sulit mengembangkan ke depannya. Sebab pariwisata tidak hanya menyangkut obyek namun juga menyangkut dukungan lainnya seperti keramahan warga, kebersihan lingkungan, kenyamanan, keamanan, akomodasi, kuliner, dan seterusnya” terangnya.

Sedangkan Wakil BupatiHadi Supeno, saat meninjau langsung kebun durian optimis desa Glempang akan menjadi masa depan wisata agro di Banjarnegara.

Selain tanaman berada pada satu kawasan, rencana pembangunan empang akan menjamin keberlangsungan tanaman durian, termasuk musim buahnya.

“Saat empang jadi, saya yakin Desa Glempang akan disibukan dengan kunjungan wisatawan, tinggal kesiapan warganya,” kata dia

Dengan ketinggian pohon yang rata-rata berkisar 5 meter dan buahnya yang bisa dipetik dengan mudah, hal ini akan menjadi pengalaman sendiri bagi wisatawan. Selain itu, karena berada dalam satu kawasan, wisatawan bisa memilih sendiri durian di pohon yang diminati” katanya. (JKW)

 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00