• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Editorial

Presiden Desak Pembangunan Infrastruktur Sumatera Utara Dipercepat

17 February
07:51 2017
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Percepatan  pembangunan bidang ekonomi kembali menjadi sorotan Presiden Joko  Widodo dalam Rapat Terbatas mengenai  evaluasi pelaksanaan proyek strategis nasional dan program prioritas di provinsi Sumatera Utara.  

Berdasarkan Peraturan Presiden  Nomor 3 tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional yang ditetapkan pada 8 Januari 2016,  terdapat 10 proyek strategis nasional di Sumatera Utara. Proyek strategis tersebut  antara lain pembangunan jalur transportasi jalan tol, kereta api, pelabuhan hub ( baca : hab) internasional Kuala Tanjung dan pembangunan kawasan industri pariwisata.  

Tentunya bukan tanpa alasan sampai Presiden fokus membicarakan evaluasi percepatan pembangunan di wilayah Sumatera itu. Dapat diartikan Presiden yakin  percepatan pembangunan infrastruktur Sumatera Utara penting dilakukan karena  berada di jalur yang strategis pelayaran internasional yang dapat menggerakkan perekonomian wilayah-wilayah lain di Pulau Sumatera. Selain itu akan  berdampak bagi kawasan ekonomi khusus Sei Mangkei dan juga kawasan industri khusus lainnya.

Hanya dengan percepatan pembangunan infra struktur dan pengembangan sektor pariwisata dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengurangan kemiskinan, pengurangan pengangguran, memperkecil ketimpangan dan meningkatkan kesejahteraan.
 

Secara umum, evaluasi tentunya bukan dimaksudkan untuk mencari cari kesalahan terhadap program yang sedang berjalan tetapi juga mencarikan solusi jika memang terjadi hambatan yang memerlukan  tindak lanjut kebijakan .  

Melalui evaluasi dalam rapat terbatas, ternyata diketahui terdapat hambatan yang memang memerlukan kebijakan dan tindak lanjut, khususnya  menyangkut peraturan,  diantaranya pembebasan lahan  kawasan hutan berpenduduk dan dalam sengketa, sebagaimana disampaikan Plt Gubernur Sumatera Utara Erry Nuradi.
 

Adanya hambatan yang terungkap, bisa jadi masyarakat ada yang berkata untung ada repat evaluasi terbatas, dan selanjutnya berharap hambatan segera diselesaikan, sehingga percepatan pembangunan infra struktur di Sumatera Utara ternyata memang harus dilakukan.  

Terlepas dari siapa mengusulkan  rapat terbatas evaluasi pelaksanaan proyek strategis nasional dan program prioritas di provinsi Sumatera Utara, yang jelas komitmen Presiden membangun negeri ini ternyata diikuti dengan pemantauan dan pengawasan  langsung oleh Presiden.
  Semoga evaluasi yang sama juga dilakukan terhadap pelaksanaan proyek strategis lainnya, agar kesejahteraan rakyat semakin cepat merata.                


 


Tentang Penulis

Agung Susatyo

Redaktur Senior RRI

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00