• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Editorial

Kedawasaan Publik Berdemokrasi Dalam Pilkada 2017

16 February
07:31 2017
1 Votes (2)

KBRN, Jakarta : Pemilihan Kepala Daerah secara serentak tahun 2017 yang berlangsung di 101 daerah ,  kemarin, secara umum dapat dikatakan berjalan dengan baik, meskipun masih terdapat beberapa kendala .  

Proses penghitungan perolehan suara secara sah oleh Komisi Pemilihan Umum daerah masih berlangsung ,  namun Lembaga Lembaga survey yang melakukan quick count atau hitung cepat dengan menggunakan sample, telah menyampaikan hasil perhitungan perolehan suara sementara, yang menunjukkan urutan perolehan suara terbanyak masing masing pasangan
calon kepala daerah.    

Memang, selama ini hasil penghitungan  suara secara cepat ini dijadikan ukuran kemenangan sementara dari pasangan calon. Bisa jadi hasil hitung cepat dari masing masing lembaga survey atau pelaku survey berbeda beda, bisa jadi ada kesamaan dalam hasil perhitungan sementara urutan perolehan suara terbanyak. Tetapi yang harus diingat adalah, semua perhitungan itu masih bersifat sementara.

Oleh karena itu masyarakat, pemilih , tim sukses pasangan calon kepala daerah dan  pasangan calon kepala daerah peserta Pilkada, hendaknya tidak terlalu larut dengan hasil perhitungan sementara.  Hasil resmi adalah hasil perhitungan yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD).
 

Menyimak  perilaku masyarakat dalam Pilkada serentak 2017, sebagai masyarakat yang hidup di alam dan negeri demokratis ini, kita patut bersyukur, apa yang dikhawatirkan akan terjadi tindakan curang seperti money politik serangan fajar, terbukti tidak ada. Ketatnya peraturan yang disusun dan ketegasan penyelenggara terkait didalam pelaksanaan peraturan merupakan unsur  yang mendukung terlaksananya Pilkada serentak  tahun 2017 berlangsung kondusif, bahkan Presiden menyebut rakyat bergembira dalam pelaksanaan Pilkada ini.
 

Tahapan selanjutnya yang kita semua harapkan adalah terjaganya situasi yang kondusif, aman , tenteram dan damai , pasca hasil  perhitungan perolehan suara secara keseluruhan disampaikan secara resmi oleh Komisi Pemilihan Umum. Siapapun  pasangan calon yang memperoleh suara terbanyak dan akan ditetapkan sebagai Kepala Daerah, adalah pasangan Kepala Daerah yang dikehendaki oleh rakyatnya, karena itulah suara yang diberikan oleh rakyat kepada calon pemimpinnya.
 

Keputusan rakyat berdasarkan pemberian suara terbanyak kepada pasangan calon Kepala Daerah, wajib dan harus dihormati dan diterima oleh semua meskipun proses menuju kepastian penetapan berdasarkan hukum , masih dapat dilakukan pasangan calon lainnya. Masyarakat Indonesia sudah teruji didalam pelaksanaan pesta demokrasi pemilihan Kepala Daerah dan Kepala Negara. Itu berarti  kedewasaan masyarakat berpolitik, kedewasaan berdemokrasi semakin matang.  

Semoga Kepala Daerah terpilih adalah pemimpin yang amanah dalam melaksanakan amanah rakyat untuk menjalankan roda pemerintahan daerah, dan pasangan calon yang belum mendapat amanah tetap bersatu berkontribusi bersama pemimpin terpilih dalam kelancaran menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan daerah.



*Sumber Foto : Google*



Tentang Penulis

Agung Susatyo

Redaktur Senior RRI

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00