• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Editorial

Pemerintah Berencana Memungut Zakat Sebesar 2,5 Persen Bagi ASN Muslim

8 February
08:37 2018
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta: Adalah menteri Agama Lukman Hakim Saidudin yg melontarkan gagasan pemungutan zakat sebesar 2.5 persen bagi Aparatur Sipil Negara yanh beragama Islam atau muslim. Ini sejatinya merupakan gagasan Baznas dari seorang Menteri Agama.

Dalam ketentuan agama Islam juga disebut bahwa zakat itu diambil atau dipungut. Kalau ia merupakan zakat maal maka statusnya memang wajib. 

Bagi Umat Islam. Zakat adalah bagian dari rukun Islam. Kedudukannya sangat tinggi. Ia menjadi satu bagian dari rukun tentang sholat. 

Dalam beberapa kalimat firman Allah dalam Al quran, juga dikaitkan antara sholat dan zakat. Karena itu, rencana kebijakan memteri agama bagi Umat Islam yanh berstatus ASN menarik untuk dicermati. 

Dalam gagasan itu memang belum detail. Jadi wajar beberapa pihak mempertanyakan. Sekjen PBNU Helmy Faizal Zaini misalnya, menyoroti soal ini. Ia memgingatkan tentang kebhinekaan. Belum lagi alokasi pos pos mustahiq yang sudah dimiliki oleh ASN itu sendiri. 

Terkait masalah demikian, adalah penting bagi Menteri Agama untuk membuat peraturan sangat detail. Alokasi anggaran atas dana zakat ini juga menjadi penting, agar jangan sampai orang mempertanyakannya. 

Kasus dana haji misalnya. Banyak orang mempertanyakan untuk kepentingan apa negara mengaitkan dengan pendanaan infrastruktur. 

Anggaran zakat ini juga potensial bias, ketika ada anggaran banyak, lalu pemerintah bagi bagi uang zakat. Maka ini bisa jadi terkesan untuk pemilu 2019. Karena masalahnya akan bamyak ke depan. Maka memang lebih baik gagasan tersebut dibatalkan saja. 

Menteri Agama sebaiknya mengurusi hal lain yang lebih efektif bagi bangsa dan negara ini. 
(Sumber Foto: Porosbumi.com)

Tentang Penulis

Widhie Kurniawan

Kapuspem RRI

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00