• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Info Publik

City Walk Slamet Riyadi Jadi Ruang Parkir, Pemkot Surakarta Klaim Dapat Dukungan Masyarakat

4 December
06:45 2019
0 Votes (0)

KBRN, Surakarta : City Walk Jalan Slamet Riyadi Solo serius akan dijadikan ruang parkir kendaraan oleh Pemerintah Kota Surakarta. Aktifitas parkir kendaraan diklaim tidak akan merusak paving blok dan tidak akan menutup guiding block difabel.

Pemanfaatan ruang parkir city walk Jalan Slamet Riyadi diklaim Pemkot Surakarta mampu menyediakan lahan parkir tambahan bagi 1.344 motor dan 143 mobil. Seluruh area parkir tersebut tersebar di enam segmen city walk, mulai persimpangan Purwosari hingga kawasan Gladag. 

Walikota FX Hadi Rudyatmo mengatakan, berdasarkan kajian yang dilakukan Pemkot, lahan parkir bagi mobil berpotensi direalisasikan di segmen 1 hingga simpang 3. Yakni persimpangan Purwosari hingga persimpangan Ngapeman. Adapun area parkir motor bisa disediakan di seluruh segmen city walk. 

"Kalau paving block di city walk mampu menahan beban kendaraan roda dua dan empat. Asal jangan truk muatan saja," ucapnya di rumah dinas Loji Gandrung Solo, Selasa (3/12/2019).

Wali Kota juga optimistis jika ekstensifikasi ruang parkir di city walk tidak mengabaikan hak pejalan kaki dalam mengakses jalur pedestrian itu. Dari hasil survei konsultan, setiap hari yang jalan kaki di city walk kira-kira hanya 27 orang (per menit) itu pun tempatnya tertentu. 

"Hasil kajian, pemilik usaha di Jalan Slamet Riyadi dan pemangku kepentingan terkait, mendukung terhadap penyediaan area parkir di city walk. Yang tidak  setuju hanya 6 persen. Artinya kami nggak menang-menangan, sebab perekonoman di sisi selatan jalan itu memang tidak berkembang," tandasnya.

Lantaran pertimbangan-pertimbangan tersebut, Pemkot memutuskan untuk melanjutkan rencana perluasan area parkir di city walk. Pemkot juga akan menyiapkan rambu-rambu sesuai desain tim kajian. 

"Uji coba itu rencananya berlangsung 2-3 bulan. Lahan city walk Jalan Slamet Riyadi akan dioptimalkan selama uji coba," terang Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Hari Prihatno.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00