• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Sekolah Roboh di Sragen, Kepala Sekolah Diminta Periksa Kondisi Bangunan

21 November
22:41 2019
0 Votes (0)

KBRN, Sragen: Robohnya aula terbuka SMKN Miri Sragen Rabu (20/11/2019) sore akibat diterjang puting beliung menjadi perhatian banyak khalayak. Termasuk Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. 

Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemprov Jateng Jumeri meminta semua kepala sekolah mengevaluasi dan mengecek kondisi bangunan yang digunakan untuk belajar mengajar. Khususnya untuk bangunan SMA/SMK, dan Sekolah Luar Biasa (SLB) yang menjadi wewenang Provinsi. 

"Pengecekan dari SD-SMA kalau tanggung jawab provinsi kan SLB, SMK SMA. Kami akan pastikan jangan seperti di Genteng itu kan pas tidak ada apa apa roboh, kalau ini karena bencana," ungkap Jumeri saat meninjau reruntuhan bangunan SMKN Miri Sragen, Kamis (21/11/2019).

Jumeri juga mengatakan, pihaknya juga meminta cabang dinas pendidikan di daerah untuk melihat sekolah yang ada. Sementara itu kepala sekolah segera melaporkan kondi bangunan yang kritis kemudian untuk dicek secara teknis layak ditempati untuk anak-anak belajar atau tidak. 

"Harus lebih aman. Kami imbau sekolah di Jateng mengecek ulang konstruksi sekolah serta ini masuk penghujan agar memastikan ruang belajar siswa semuanya aman," tandasnya.

Menurut Jumeri, banyak sekolah yang dibangun tidak sesuai spek  karena waktu itu uang terbatas bangunan seadanya hingga mempertaruhkan peserta didik. Selain itu pihaknya juga akan mengevaluasi ambruknya aula SMKN Miri, yang roboh karena musibah bencana.

"Tapi tidak menutup mata banyak sekolah dibangun Banyak sekolah yang punya bangunan waktu itu uang terbatas bangun sak-sake dan mempertaruhkan peserta didik," beber dia kepada wartawan.

Jumeri juga mengatakan, timnya akan melihat kelayakan bangunan SMKN Miri. Termasuk melihat site plane sekolah tersebut. Menurutnya pembangunan ulang Aula lokasinya akan dipindahkan karena dinilai tidak tepat. 

"Secara teknis kita lihat evaluasi kita datangkan ahli untuk mengevaluasi gadung gedung ini. Evaluasi ini murni musibah atau faktor konstruksi," ucapnya.

Hal senada disampaikan Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati yang meminta kepala sekolah SD-SMP untuk memastikan kondisi bangunan pada musim penghujan ini aman ditempati untuk belajar. Yuni meminta kepala sekolah menyisir setiap bangunan kelas agar tidak terjadi hal-hal buruk yang diinginkan.

 "Kami minta kepala dinas agar mengecek sekolah. Tentunya yang menjadi tanggung jawab kami SD dan SMP," ujarnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00