• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

Bahas Nasib Korban First Travel, DPR RI Segera Panggil Kemenag

21 November
16:42 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Komisi VIII DPR RI dalam waktu dekat berencana memanggil Kementerian Agama terutama Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umroh untuk mendorong pengembalian hak 63 ribu jamaah korban penipuan PT First Anugerah Karya Wisata atau First Travel.

Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Bukhori kepada RRI Kamis (21/11/2019) mengatakan  putusan Mahkamah Agung yang bersikukuh menyita barang bukti hasil tindak pidana penipuan agen perjalanan Umrah untuk Negara dan bukan dikembalikan kepada para korban adalah keputusan yang tidak adil.

Menurutnya, Mahkamah Agung sebagai harapan terakhir rakyat untuk mendapatkan keadilan di dunia justru tidak mengambil keputusan yang bijak sebab hanya mempertimbangkan hukum positif dari KUHP. Komisi VIII DPR RI mengaku tidak akan tinggal diam melihat penderitaan masyarakat.”

“Perkara ini kita tidak akan tinggal diam. Komisi VIII DPR akan memanggil Kementerian agama agar ada langkah solutif yang wise (bijak) untuk para korban. Tidak etis juga kalau Negara diuntungkan secara sepihak sementara banyak dari rakyat menderita”, kata Dia.

Putusan Mahkamah Agung merampas asset first travel untuk Negara berdasarkan Ketentuan Pasal 39 KUHP Juncto Pasal 46 KUHAP yang menyatakan barang-barang kepunyaan terpidana yang diperoleh dari kejahatan atau yang sengaja dipergunakan untuk kejahatan dapat dirampas untuk Negara. Protes mewarnai putusan ini dimana 63 ribu korban penipuan First Travel yang mendesak agar uang mereka dikembalikan. Sementara itu Kejaksaan Agung memastikan menunda pelaksanaan lelang asset sembari melakukan kajian untuk mencari opsi paling tepat mengembalikan asset para korban.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00