• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Ketua MPR Pastikan Semua Undangan Hadir Pelantikan Presiden RI

19 October
20:13 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Ketua MPR RI Bambang Soesatyo atau karib disapa Bamsoet memastikan pelantikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden (Wapres) KH Ma'ruf Amin dihadiri 17 kepala negara sahabat. Semua sudah konfirmasi kehadiran, begitu pula sejumlah politisi yang diundang bakal hadir.

"Ada 17 kepala negara, kepala pemerintahan, dan utusan khusus (sudah) konfirmasi hadir besok. Seperti Wapres RRC (Republik Rakyat China), PM Singapura, Malaysia, dan Australia," ujar Bamsoet seusai gladi bersih di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (19/10/2019).

Selain 17 kepala negara/kepala pemerintaha, pelantikan Presiden dan Wapres RI juga dihadiri 168 Duta Besar (Dubes) negara sahabat.

BACA JUGA: Rakyat dan Pedagang Kecil Ekspresikan Antusiasme Pelantikan Jokowi

Tokoh nasional, kata Bamsoet, seperti Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra Prabowo Subianto hingga Presiden Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah konfirmasi kehadiran pada acara pelantikan besok.

Lebih jauh Ketua MPR RI meminta doa seluruh masyarakat Indonesia agar prosesi pelantikan nanti berjalan lancar, karena persiapan juga sudah mendekati final.

Mengenai harapan untuk pasangan pemimpin nasional yang baru nanti, Bamsoet ingin Jokowi-Ma'ruf mampu mengemban tugas lima tahun mendatang dengan kesiapan menghadapi tantangan ekonomi dan teknologi yang semakin pesat perkembangannya.

Semua pencapaian saat era pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla hendaknya bisa dipertahankan serta dilanjutkan. Tidaklah ringan tantangan ke depan nanti, tapi jika semua pemerintahan bersama DPR dan MPR bisa kompak, bergotong royong, pasti semua bisa dihadapi.

"Tantangannya adalah ekonomi, persaingan dagang, serta kemajuan teknologi," tegasnya.

BACA JUGA: Pelantikan Presiden, Pemprov DKI Tiadakan Car Free Day

Kehadiran sosok KH Ma'ruf Amin sebagai wakil Presiden Jokowi juga diharapkan bisa mempersatukan bangsa dan negara ini. Tidak ada lagi perbedaan ideologi di Indonesia, dengan Pancasila sebagai satu-satunya falsafah hidup bangsa dalam berbangsa, bernegara, serta bermasyarakat.

"Pak Ma'ruf Amin sebagai wakil presiden kombinasi dengan Pak Jokowi, menjadi nasionalis dan agamis, sehingga diharapkan pertentangan ideologi tidak ada lagi ke depannya, dan segera bersatu membangun bangsa dan negara ini," tutup Bamsoet. (Rep: Jorike/RRI)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00