• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Tanggap Bencana

Stop Kendaraan, PMI Babel Bagikan Masker Antisipasi Dampak Asap

22 September
19:42 2019
0 Votes (0)

KBRN, Kurau : Menyisir aksi tanggap bencana di Bangka Belitung, reaksi cepat dilakukan beberapa komunitas, relawan dan stakeholder lainnya, selain dari menyita perhatian lintas sektoral unsur pemerintah daerah. Dampak asap dari Karhutla diantara yang menggundang gerakan aksi peduli warga.

Bila pada Sabtu (21/9/2019), Warga Desa Payak Benua, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka, yang jadi lokasi bagi-bagi 2300 masker oleh Relawan Palang Merah (PMI) Provinsi Babel, lantaran daerah itu diselimuti asap Karhutla, Minggu (22/9/2019), giliran warga dan pengendara yang melintas di sepanjang Jalan Desa Kurau – Penyak, Kabupaten Bangka Tengah target pembagian masker PMI Babel.

Relawan PMI Babel di pimpin Kepala Markas PMI Babel yang juga menjabat Sekretaris PMI Babel, Mardani, dibantu Relawan PMI Bangka Tengah, Pramuka Peduli Kwarda Babel, membagikan sebanyak 7.000 masker kepada para pengendara, baik roda dua maupun roda empat, dan penumpang yang berada di bus angkutan umum.

"Kemarin Sabtu, kita lakukan di Payak Benua Bangka, dan hari ini, di Kurau - Penyak Kabupaten Bangka Tengah. Kami pun dari PMI Babel membuka diri bagi para donatur ataupun relawan lainnya yang ingin menyumbangkan masker, nanti kami akan jemput," ujar Mardani, Minggu (22/9/2019).

Sementara warga Desa Penyak, Bustam mengaku hingga saat ini, masih belum ada pihak yang membantu menindaklanjuti masalah kabut asap yang menerpa wilayah mereka, kecuali PMI Babel melalui pembagian masker.

Selain PMI Babel, PMI Kabupaten Bangka Tengah, juga menyerahkan 1.000 masker kepada Karang Taruna Desa Kurau. Masker tersebut, dibagikan kepada masyarakat Desa Kurau yang terdampak kabut asap karhutla.

Dedi Novalta Plt Kepala Markas PMI Bangka Tengah mengatakan, pemberikan masker oleh PMI Bangka Tengah kepada warga, ditujukan untuk upaya pencegahan terjadinya gangguan pernafasan akibat kabut asap yang terjadi.

“Kedepan, kami akan meninjau desa - desa lain di Bangka Tengah yang terkena dampak kabut asap ini, kemudian juga akan kami bagikan masker,” ungkap Novalta.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00