• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Teknologi

BSN Kunjungi Industri Penerima SNI Award di Semarang

11 July
23:41 2018
0 Votes (0)

KBRN, Semarang : Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN), Bambang Prasetya melakukan kunjungan kerja ke PT. Triangle Motorindo yang berlokasi di Kawasan Industri Bukit Semarang Baru (BSB) Blok A5 No. 9 Jatibarang, Semarang, Rabu (11/7/2018). 

Kehadiran Bambang dan rombongan diterima langsung oleh Dirut PT. Triangle Motorindo, Ignatius Kartiman, HRGA & Legal Manager PT. Triangle Motorindo, Dimas Tommy Radityo dan Victory Manager Agus Julianto.  

Lawatan Kepala BSN tersebut merupakan program BSN untuk mengunjungi dan mempromosikan industri penerap SNI/Standar Nasional Indonesia yang memiliki verita sukses, sehingga bisa menjadi role model atau inspirasi bagi industri lain dalam penerapan SNI. 

PT. Triangle Motorindo adalah penerima SNI Award tahun 2015 dengan predikat perunggu. SNI Award adalah penghargaan tertinggi dari pemerintah Republik Indonesia yang dalam hal ini diwakili BSN, kepada perusahaan/organisasi yang dinilai paling baik dan konsisten dalam menerapkan SNI.  

“Kunjungan kami ke industri juga untuk melihat langsung ke lapangan,  bagaimana penerapan SNI oleh industri dan sekaligus juga ingin mendengar langsung di lapangan tentang isu-isu strategis yang dihadapi yang tentunya berkaitan dengan SNI,” ucap Bambang. 

Bambang menilai penerapan SNI di Jawa Tengah sudah menunjukkan perkembangan yang cukup menggembirakan. 

“Data yang kami miliki menyebutkan lebih dari 400 Perusahaan yang menerapkan SNI, baik SNI yang diberlakukan secara wajib, maupun yang sukarela,” ujarnya.  

Jenis produk yang diterapkan, menurut Bambang sudah mencapai lebih dari 30 item produk seperti Air Minum Dalam Kemasan, Mi Instan, Mi Kering, Pupuk NPK, Biskuit, Kecap Kedelai, Teh Hitam, Kain Batik Cap, Kain Batik Tulis, dan lain-lain. 

“PT. Triangle Motorindo, lanjut Bambang adalah salah satu penerap SNI untuk produk ban sepeda motor, yaitu SNI  0100:2012 dan SNI  0100:2012,” ungkap Bambang. 

Sementara itu, HRGA & Legal Manager PT. Triangle Motorindo, Dimas Tommy Radityo menyambut baik kegiatan BSN dengan melakukan kunjungan industri. Menurutnya, bagi Triangle penerapan SNI sudah menjadi komitmen perusahaan dalam melindungi konsumen dalam negeri. 

“Kami ingin mencapai tujuan menghasilkan produk berkualitas dan berstandar. Karena dengan SNI, konsumen akan semakin yakin terhadap produk Triangle Motorindo,” jelas Tommy. 

Dimas berharap agar ada regulasi dari pemerintah pusat untuk mewajibkan masyarakat dan pemerintah untuk membeli produk yang sudah berstandar SNI dan memiliki tingkat kandungan lokal, agar industri dapat maju dan berkembang, serta penjualan produk yang dihasilkan industri juga tumbuh. 

“Dengan produk SNI, konsumen tentunya bisa merasa lebih aman,” imbuh Dimas.  

PT Triangle Motorindo sebagai Agen Tunggal Pemegang Merk VIAR didirikan sejak tahun 2000, dengan tekad untuk menjadi salah satu produsen sepeda motor terbesar di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan komitmen PT. Triangle Motorindo yang selalu memproduksi sepeda motor VIAR dengan mutu tinggi dan harga yang terjangkau mastyarakat Indonesia, supaya VIAR menjadi leading brand otomotif di Indonesia. (

“Saat ini, PT Triangle Motor telah mampu memproduksi sepeda motor secara CKD (Completely Knocked-Down) dan memiliki kapasitas produksi hingga 1000 unit per hari, sehingga menjadi salah satu pabrik otomotif terbesar di Indonesia,” kata  Dimas Tommy Radityo.  

Sementara Kepala Dinas Perindustrian Kota Semarang Nur Janah mengaku bangga PT. Triangle Motorindo ada di kota Semarang. 

“Kami bangga kendaraan VIAR di produksi di Semarang. Dan kami siap untuk mempromosikan produk VIAR. Tapi yang jelas Viar sudah dipakai Pemerintah kota Semarang, khususnya kendaraan bak di Kantor Satpol PP. Mungkin nanti juga akan disusul kantor lain. Apalagi tadi disampaikan, ada kendaraan listrik yang ramah lingkungan,” tutur Nur Janah saat mendampingi Kepala BSN,  Bambang Prasetya ke PT. Triangle Motorindo, Rabu (11/7). (DNA/Evie).


tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00