• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

KPK Panggil Steffy Burase dan Tiga Saksi Lain Kasus Suap DOK Aceh

11 July
20:41 2018
1 Votes (5)

KBRN, Banda Aceh : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memanggil wanita cantik bernama Fenny Steffy Burase dan tiga orang lainya dalam kapasitas sebagai saksi kasus dugaan suap Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) yang menjerat Gubernur Aceh non aktif Irwandi Yusuf dan Bupati Bener Meriah non aktif Ahmadi. 

Steffy diketahui adalah tim ahli pada perhelatan event internasional Aceh Marathon 2018 yang akan diselenggarakan di Sabang, pada 29 Juli mendatang. Sebelum Irwandi ditangkap, pada Selasa (3/7/2018) malam, diketahui orang nomor satu di Aceh itu sempat menggelar rapat di Sabang terkait pelaksanaan Aceh Marathon. Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Steffy yang merupakan perempuan asal Manado itu. 

Lalu apa hubungannya antara mantan model dan mantan pramugari itu dengan kasus yang menjerat Gubernur Aceh non aktif Irwandi Yusuf ? 

Menurut hasil penyelidikan yang dilakukan KPK, seperti yang disampaikan pada keterangan pers oleh KPK, pada Rabu (4/7/2018) malam, Irwandi ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT). Diduga Irwandi menerima suap dari Bupati Bener Meriah, Ahmadi sebesar Rp 500 juta. Dana tersebut merupakan comitment fee dengan dil-dil yang diminta oleh Irwandi Rp 1,5 Milliar kepada Bupati Bener Meriah. 

Dana Rp 500 juta tersebut diduga akan digunakan untuk membiayai event Aceh Marathon. Diduga uang tersebut akan dipakai untuk membeli medali dan baju atlet. Dalam hal ini Steffy ditunjuk sebagai tim ahli, karena dia adalah atlet pelari. Event tersebut diketahui digelar oleh Dispora Aceh yang bekerja sama dengan Disdikpora Sabang dan BPKS Sabang. 

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, empat orang saksi yang dicekal ke luar negeri dalam waktu dekat akan dilakukan pemanggilan. 

"Sudah diagendakan pemeriksaan terhadap saksi yang dicegah ke luar negeri. Direncanakan minggu depan," kata Febri di Jakarta, Rabu (11/7/2018). 

Menurutnya, KPK saat ini sudah mengantongi sebanyak 15 orang saksi untuk dilakukan pemanggilan. Ke-15 saksi tersebut berasal dari unsur Pemerintah Aceh dan swasta. 

"KPK telah mengirimkan surat panggilan pada sekitar 15 orang saksi dari unsur pemerintahan dan swasta di Banda Aceh dan Bener Meriah. Jadwal pemeriksaan akan kami informasikan lebih lanjut," jelasnya. 

Dia juga meminta, agar para saksi yang telah dilakukan pemanggilan tersebut dapat hadir dan memberikan keterangan kepada penyidik dengan sebenar-benarnya terkait kasus ini. 

"Kami harap para saksi hadir di pemeriksaan tersebut. Karena keterangan saksi akan membuka tabir yang selama ini mungkin belum diketahui terkait dengan adanya dugaan korupsi dalam alokasi DOK Aceh ini," ujar Febri. 

Dalam kasus suap DOKA 2018, KPK juga telah melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi, diantaranya di ruang kerja kantor Gubernur Aceh dan telah dilakukan penyegelan. Kemudian di Pendopo Gubernur, di ruang Unit Layanan Pengadaan (ULP) dan dilakukan penyegelan. Kemudian di kantor Dispora Aceh, Dinas Pendidikan Aceh, Dinas Kesehatan Aceh, Dinas PUPR, kantor Bupati Bener Meriah, dan Dinas PUPR Bener Meriah. 

Sementara tiga orang lainya yang telah dicekal ke luar negeri oleh KPK adalah, Nizarli selaku kepala ULP Aceh, Rizal Aswandi, dan Teuku Fadhilatul Amri. (MP/Evie).

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00