• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pilkada Serentak

Nasib Abdillah Ditentukan 19 Juli Dalam Daftar DPD

11 July
19:59 2018
0 Votes (0)

KBRN, Medan : Mantan Walikota Medan Abdillah mendaftar sebagai bakal calon anggota DPD RI daerah pemilihan Sumatera Utara. Pendaftaran Abdillah ini cukup menarik perhatian karena ia pernah menjadi narapidana kasus korupsi.

Abdillah menjadi pendaftar pertama pada hari terakhir pendaftaran, Rabu (11/7/2018) pagi. Pendaftaran Abdillah tersebut diterima, karena ia melengkapi seluruh berkas pencalonan. Abdillah menjadi satu dari 6 bakal calon anggota DPD RI yang telah memenuhi syarat dukungan KTP elektronik, yakni mencapai 4.000 yang tersebar di 17 Kabupaten/Kota.

Menurut Komisioner KPU Sumatera Utara Benget Silitonga, pihaknya menerima pendaftaran Abdillah karena masih penerimaan berkas.

“Penerimaan pendaftaran kan bukan berarti penetalan calon. Tadi,  hanya soal kelengkapan saja, ada atau tidak ada. Kita akan proses, nanti ada penelitian. Hasilnya bagaimana, akan kita lihat nanti proses itu,” kata Benget.

Benget mengungkapkan, penelitian berkas bakal calon akan dilakukan pada 12-18 Juli dan hasilnya akan disampaikan pada 19-20 Juli. Apakah bakal calon tersebut memenuhi syarat (MS) atau tidak memenuhi syarat (TMS).

“Kita akan lihat mana dokumen-dokumen dia. Apakah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan akan kita teliti lagi dan hasilnya akan kami sampaikan pada yang bersangkutan apakah ada perbaikan atau tidak,” ujarnya.

Terkait adanya PKPU Nomor 14 tahun 2018 tentang Pencalonan DPD yang melarang mantan napi korupsi, bandar narkoba dan kejahatan seksual dan anak mencalonkan diri sebagai anggota DPD RI, menurut Benget, pihaknya telah menyampaikan hal tersebut kepada pihak penghubung Abdillah.

“Dari awal sudah kita sampaikan, pasti sudah tahu,” pungkasnya.

Selain Abdillah, mantan napi dengan kasus serupa yang juga bakal mendaftar sebagai anggota DPD RI adalah Syamsul Arifin, bahkan mantan Gubernur Sumatera Utara tersebut sudah menyerahkan syarat dukungan KTP elektronik, meskipun belum memenuhi syarat. (Widya/Evie).

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00