• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Olahraga

Djanur Pede PSMS Bisa Kalahkan Persipura Tanpa Lobo dan Frets

11 July
19:58 2018
0 Votes (0)

KBRN, Medan : Jelang melakoni laga pada pekan ke -15,  kompetisi Gojek Liga 1 Indonesia Baru menghadapi Persipura Jayapura di Stadion Teladan, Kamis (12/7/2018) malam,  tim PSMS tanpa diperkuat tiga pemain pilarnya.

PSMS harus kehilangan bek andalan mereka Reinaldo Lobo yang terkena hukuman larangan bermain akibat mendapat akumulasi kartu saat menghadapi Madura United 8 Juli lalu. Sementara sayap serang mereka Frets Butuan dan gelandang serang M Alwi dipastikan tidak bisa tampil karena membela kesatuan KOSTRAD jelang mengikuti Pekan Olahraga Angkatan Darat (PORAD).

Pelatih PSMS Medan, Djajang Nurdjaman mengatakan kehilangan tiga pemain pilar tentu berpengaruh bagi kekuatan tim saat menghadapi tim mutiara hitam julukan Persipura. Begitupun eks pelatih Persib Bandung ini lantas tidak ingin hal itu menjadi alasan timnya tidak bermain maksimal. Pelatih yang akrab disapa Djanur ini masih memiliki pemain lain yang juga selama ini cukup tampil gemilang bagi tim. 

“Tim kami cukup sulit karena tidak diperkuat Lobo akibat terkena akumulasi kartu. Begitu juga Frets dan Alwi yang memperkuat kesatuannya di PORAD. Akhirnya kami tanpa mereka. Kami masih ada pemain lain seperti Erwin, Roni, Antoni. Absen Lobo pasti berpengaruh, tapi tidak secara signifikan. Mudah mudahan pemain bisa tampil maksimal. Saya pikir kita tidak boleh mengganggap ini masalah, karena kita ingin maju dan tampil fight dengan skuat yang ada,” ucap Djanur.

Kedua tim saat ini juga dalam keadaan terluka usai mengalami kekalahan di laga sebelumnya. Jika Persipura dipermalukan Bhayangkara 0-2, lain halnya tim PSMS yang harus menyerah 0-1 atas tuan rumah Madura United. Persipura juga tidak pernah meraih kemenangan di lima laga terakhir. Begitu juga PSMS yang menelan kekalahan di tiga laga secara beruntun. 

Meski begitu, Djanur tetap menganggap Persipura bukan tim sembarangan. Tim lawan diakuinya banyak dihuni pemain berkualitas seperti Boaz Salossa yang selalu menjadi ancaman bagi semua tim. Belum lagi sejumlah pemian asing mereka seperti Hilton Moreira, Marcel Silva Sacramento, serta Marinus Wanewar.

Persipura punya talenta seperti Boaz yang selalu memberi ancaman bagi tim lawan. Begitu juga Sacramento dan Hilton dua pemain asing yang sudah berpengalaman di liga Indonesia juga harus diwaspadai. Mudah - mudahan kami bisa tampil all out dengan semangat juang tinggi. Misi kami tentu ingin meraih tiga poin di kandang semoga kesampaian,” optimisme Djanur.

Sementara bagi tim tamu Persipura Jayapura, dalam lawatannya ke Kota Medan tentu ingin meraih poin. Asisten pelatih Persipura Tony Ho mengatakan, PSMS merupakan tim yang memiliki sejarah panjang di pesepakbolaan nasional. Meski tampil di kandang lawan, Boaz Salossa dkk tentu tidak ingin pulang dengan tangan hampa. 

“Kita datang di sini (Medan) bukan untuk menjadi turis, tapi mencoba mengimbangi dan coba dapat hasil positif dengan meraih poin untuk di bawa pulang,” ucap Tony.

Lebih lanjut Tony Ho yakin, anak asuhnya bisa bangkit di laga nanti. Kemenangan tentu akan menaikkan mental dan memulihkan kepercayaan diri pemain, atas hasil kurang apik di lima laga sebelumnya. Keyakinan itu diperoleh, apalagi kedatangannya ke Medan Persipura tampil dengan kekuatan penuh.

"Ketika bicara sepakbola bukan bisa diprediksi dengan matematika. Banyak yang harus kita benahi. Mungkin tidak hanya faktor teknis dan mental, tapi yang harus kita pikirkan adalah masalah lucky. Kita harap lucky kita di Medan. Kita dapatkan lucky disini, kita harapkan laga selanjutnya hasilnya baik. Semua pemain juga harus kita waspadai," katanya.

Memasuki pekan ke - 14, Gojek Liga 1 Indonesia, PSMS masih berada di peringkat 17 klasemen sementara dengan mengemas 15 poin, sedangkan Persipura berada diposisi kesepuluh dengan torehan 19 poin. Kemenangan atas Persipura tentu akan mendongkrak posisi PSMS keluar dari zona degradasi. (Joko S/Evie).

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00