• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pilkada Serentak

Penetapan Gubernur Kaltim Terpilih, Tunggu Keputusan KPU RI

11 July
18:09 2018
0 Votes (0)

KBRN, Samarinda : Penetapan Gubernur Kaltim terpilih masih belum bisa dijadwalkan. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim masih menunggu jadwal dari KPU RI berdasarkan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan pilkada.

Ketua KPU Kaltim Muhammad Taufik mengaku,penetapan tidak bisa dilakukan jika ada pihak yang melayangkan gugatan. Penetapan bisa dilakukan setelah tak ada lagi sengketa pilkada.

“Kami dengarkan dulu keputusan MK apakah ada gugatan atau tidak. Kami juga harus menunggu informasi dari sana,” Ujarnya, Rabu, (11/07/2018).

Taufik menjelaskan pilkada pada 27 Juni lalu berlangsung serentak di 171 daerah yang terdiri dari 17 provinsi, 39 kota, dan 115 kabupaten. Karena itu, kata Taufik MK akan mengumumkan daerah mana yang masih ada gugatan pilkada. 

Pengumuman itu akan ditembuskan melaui KPU RI dan diteruskan ke KPU provinsi dan kabupaten/kota. “Saat ini kami juga masih menunggu rilis dari KPU RI,” katanya

Kata dia, masa gugatan berlaku hingga tiga hari terhitung sejak rekapitulasi perhitungan perolehan suara. Jika, Rabu (11/7) besok tidak ada gugatan yang dilayangkan, maka proses penetapan bisa saja dilakukan lebih awal. 

Taufik menilai jika melihat selisih perolehan suara hasil rekap pada saat pleno beberapa waktu lalu, kecil kemungkinan dilakukan gugatan. Pasalnya, selisih suara antara paslon dengan pemenang pemilu cukup lebar. Lebih dari 1,5 persen. Malahan selisih suara antara paslon 4 dengan paslon 3 adalah  93.485. Jumlah ini jauh melebihi angka 1,5 persen.

“Apakah tanggal 12 itu langsung penetapan, kami belum tahu. Tunggu tindak lanjut dari KPU RI saja,” jelas Taufik.

Untuk lokasi penetapan pemenang Pilgub Kaltim, KPU belum bisa memutuskan. Sebab pihaknya harus lakukan rapat pleno terlebih dulu. Ada dua tempat yang jadi pilihan yakni Samarinda atau Balikpapan.

Berkaca pada debat kandidat terakhir, KPU memilih Balikpapan diban­dingkan Samarinda karena alasan keamanan dan kondusifitas. Akan tetapi berkaca pada situasi teranyar, Samarinda bisa menjadi opsi karena situasi kini tidak sepanas sebelumya. Namun, disinggung soal itu ia juga belum berani menyebut. 

“Nanti tunggu keputusan pleno karena saya tidak bisa putuskan. Pleno dulu baru putuskan,” terangnya 

Diketahui, KPU Kaltim sudah menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi dan Penetapan Hasil Penghitungan Suara Tingkat Provinsi dalam Pilgub Kaltim yang menyatakan pasangan nomor urut 3, Isran Noor-Hadi Mulyadi unggul dengan perolehan 417.711 suara. (Ridzki/HF) 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00