• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Jaksa Menyapa

Cegah Korupsi, TP4D Kawal Proyek Pembangunan di Babel

10 July
17:25 2018
0 Votes (0)

KBRN,Sungailiat: Kasus tindak pidana korupsi cenderung menurun dan relatif kecil di Bangka Belitung. Hal ini setidaknya peranan Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah, dan Pembangunan Daerah (TP4D) dalam mengawal proyek-proyek pembangunan di daerah sejak tahun 2015.

Ketika dialog Jaksa Menyapa di Pro1 Radio Republik Indonesia Sungailiat, Selasa (10/7/2018) Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bangka Belitung Said Muhammad, SH, MH menjelaskan TP4D merupakan langkah strategi dalam pencegahan tindak pidana korupsi, dibentuk sejak tahun 2015. Dalam bertugas TP4D mengawal proyek proyek pembangunan di daerah  untuk mencegah terjadinya kecurangan pada saat atau selama proses suatu pembangunan.

“Alhamdulillah dengan adanya program itu, tindak pidana korupsi khususnya menyangkut pembangunan-pembangunan di daerah tertentu sangat berbeda jauh. Dan itu bisa disebut dengan keberhasilan kejaksaan dalam mengawalnya,”  kata Said Muhammad, Selasa (10/7/2018)

Dikatakan secara prosedural TP4D melakukan dua kegiatan, yakni bertugas pro-aktif dan atas permintaan dari pemerintah daerah atau aparatur pemerintah lainnya yang melakukan pembangunan. 

"Kejaksaan akan melakukan komunikasi, konsultasi, dan koordinasi kemudian mengidentifikasi permasalahan yang ada. Jika atas permintaan, terlebih dahulu pihak yang meminta pengawalan mengajukan permohonan ke TP4D tersebut. Setelah itu pihak kejaksaan akan meminta pihak pemohon TP4D untuk melakukan pemaparan terkait proyek pembangunan yang akan dilakukan," jelas Said.

Dari kajian permintaan itu, menurut Said, Kejaksaan akan mempertimbangkan perlu tidaknya proyek pembangunan itu dikawal. Salah satu aspek penting yang dipertimbangkan adalah jika menyangkut kepentingan masyarakat.

"TP4D ini, selain memberikan layanan  gratis, juga sangat bermanfaat sekali untuk mencegah penyimpangan korupsi baik itu berupa penyimpangan waktu maupun biaya terkait pembangunan-pembangunan yang ada di daerah," ungkap Said.

Senada itu, Kasi Penerangan Hukum Kejati Babel Roy Arland S.H., M.H. mengatakan sebagai lembaga penegak hukum,  Kejaksaan memiliki strategi untuk memerangi korupsi yang marak terjadi ini. Karena itu Kejaksaan bertugas secara profesional dalam melakukan setiap kegiatan, baik dalam menjalankan strategi pencegahan atau strategi pemberantasan korupsi.

"Strategi pencegahan, kita ada TP4D. Sedangkan untuk strategi pemberantasan dilakukan dengan cara melakukan penyidikan dari awal hingga eksekusi," pungkas Roy. (RIS/ERM/NYP)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00