• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kuliner Nusantara

Cita Rasa Kerupuk Rambak Kendal, Dapat Tembus Pasaran Singapura dan Malaysia

4 July
14:31 2018
1 Votes (5)

KBRN, Kendal : Kabupaten Kendal merupakan daerah yang berada di kawasan Pantura, lokasinya sendiri berdekatan dengan Kota Semarang. Selain dikenal memiliki sejumlah destinasi wisata bagus seperti Pantai dan Pemandangan, Kabupaten yang berdekatan langsung dengan Kota Semarang ini juga memiliki beragam kuliner.

Kerupuk Rambak yang berasal dari Kendal Saat ini telah menjadi salah satu jajanan khas yang sangat dicari oleh masyarakat, Kepala Desa Penanggulan Ria Setianingsih mengatakan bahwa Krupuk yang berbahan dasar Kulit Sapi dan Kerbau ini telah mencapai pasar hingga ke Luar Negeri. 

“Alhamdulillah untuk pasarannya kerupuk rambak ini, warga desa Penanggulan sudah sampai ke Luar Negeri Seperti Malaysia serta Singapura sudah ada permintaan langsung dari sana. Selain itu kita juga gencarkan untuk pemsaran Online” Jelas Kades Penanggulan, Rabu (4/7/2018). 

Muhammad Munir pengusaha Krupuk rambak mengatakan jika usahanya telah turun temurun dan dia merupakan generasi ke 3, Kerupuk yang biasa menjadi oleh-oleh dan cemilan ini sangat digemari oleh masyarakat setempat termasuk luar kota. 

“Saya generesi ke 3 dari usaha ini, kerupuk ini memang biasa jadi cemilan ataupun sebagai tambahan untuk teman makan. Peminat dari kerupuk ini juga alhamdulillah sudah banyak luar kota juga sering mampir untuk membeli kerupuk ini, karena kebetulan Kendal kota lintas yang berada di Pantura” ungkap Munir. 

Proses tahapan dari kulit hingga menjadi kerupuk pun memerlukan waktu yang cukup panjang dengan melewati berbagai tahapan. Munir menjelaskan bahwa tahapan terdiri dari Penyucian Kulit, pemotongan menjadi 4 bagian, pengerokan bulu, perebusan sampai 3 jam, pemotongan dengan ukuran 1-2 cm, Penjemuran 2-3 hari, dilanjut dengan Pengungkepan selama 12 Jam, kembali dilakukan penjemuran, kemudian diakhiri dengan Penggorengan.

Penjualan Kerupuk Rambak asli Kendal ini dibandrol dengan harga yang terjangkau, yakni untuk kemasan 250gram Rp 40.000 dan 500gram Rp 80.000. Puncak permintaa biasanya terjadi pada saat hari lebaran bahkan 7 hari sebelum lebaran permintaan kerupuk rambak meningkat drastis.(AK) 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00